Home Kesehatan Badung Bidik Kepatuhan Sampah Horeka 99 Persen, Pelanggar Terancam Ditutup
KesehatanPariwisata

Badung Bidik Kepatuhan Sampah Horeka 99 Persen, Pelanggar Terancam Ditutup

Share
Foto Istimewa Bag Komposter: Penyeragan Bag Komposter kepada 3 kelurahan di Kutsel oleh Sekda Badung
Foto Istimewa Bag Komposter: Penyeragan Bag Komposter kepada 3 kelurahan di Kutsel oleh Sekda Badung
Share

Mangupura, todaysSpill.com
Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengencangkan pengawasan pengelolaan sampah di sektor hotel, restoran, kafe (horeka), serta perdagangan. Langkah tegas ini dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha patuh terhadap aturan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), terutama di tengah tingginya aktivitas pariwisata di Badung Selatan.
Pengawasan intensif dipimpin langsung Sekretaris Daerah Badung, Ida Bagus Surya Suamba, bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Operasi kali ini dipusatkan di kawasan Cafe 19, Pantai Muaya, Jimbaran, Jumat (24/4). Selain inspeksi lapangan, Pemkab Badung juga membagikan puluhan ribu composter bag untuk mempercepat pengolahan sampah organik langsung dari sumbernya.

Baca Juga:  Nuanu Creative City Releases 5,000 Butterflies into Its Thriving Ecosystem

Surya Suamba menegaskan, pemerintah tidak lagi memberi toleransi bagi pelaku usaha yang abai. Targetnya jelas, tingkat kepatuhan pengelolaan sampah di sektor horeka harus menembus 99 persen.
“Sekitar 70 persen masyarakat sudah memilah sampah secara mandiri. Namun, masih ada pelaku usaha yang belum maksimal. Penindakan ini sekaligus sebagai pembinaan dan efek jera. Kami menargetkan kepatuhan mencapai 99 persen,” tegasnya.
Bagi pelanggar, ancaman sanksi bukan sekadar peringatan. Pemkab Badung siap menerapkan tindakan hukum mulai dari tindak pidana ringan (tipiring), pencabutan izin usaha, hingga penutupan operasional.
“Sanksi tegas akan diterapkan sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Saat ini, dua kasus sudah diproses melalui mekanisme tipiring,” ungkap Surya Suamba.
Plt Kepala DLHK Badung, I Made Agus Aryawan, menjelaskan bahwa sektor horeka dan perdagangan merupakan penyumbang sampah terbesar kedua setelah rumah tangga. Dari hasil pengawasan selama dua pekan terakhir, hotel berbintang umumnya telah memenuhi kewajiban pengelolaan sampah, termasuk mengolah sampah organik dengan teknologi modern seperti rapid composter.
Namun, tantangan masih ditemukan pada usaha skala kecil yang terkendala keterbatasan lahan untuk pengolahan mandiri.

Baca Juga:  Dari Ikon Lawas ke Destinasi Masa Depan The Nusa Dua Direjuvenasi

Agus juga mengingatkan tenggat penting yang harus menjadi perhatian seluruh pelaku usaha. Mulai 1 Agustus 2026, TPA Suwung tidak lagi menerima sampah organik. Artinya, seluruh sampah organik wajib diselesaikan di sumber masing-masing.
“Ini bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban. Seluruh pelaku usaha harus siap sebelum kebijakan itu berlaku,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Badung telah menyalurkan 24.261 unit composter bag di Kecamatan Kuta Selatan. Rinciannya, Kelurahan Benoa menerima 10.927 unit, Kelurahan Tanjung Benoa 1.406 unit, dan Kelurahan Jimbaran 11.928 unit.
Selain pengawasan sampah, tim gabungan juga melakukan uji kualitas air limbah di sejumlah usaha, termasuk Karma Jimbaran dan Sundara Restaurant, guna mencegah pencemaran kawasan pesisir.
Sementara itu, penanganan sampah kiriman di pesisir Badung terus berjalan. Hingga awal 2026, tercatat sekitar 24 ribu ton sampah pantai telah berhasil diangkut, dengan volume yang kini mulai menurun seiring perubahan musim. TS-01

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Mamaka Fun Run Vol. 3 Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan Mental

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui Mamaka...

ITDC and BSI Strengthen the Role of Nurul Bilad Mosque as a Center for Worship and Social Life in The Mandalika

The Mandalika, todaysSpill.com PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), also known as InJourney...