Tanjung Benoa, todaysSpill.com
Partai Gerindra di Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel) mulai memanaskan mesin organisasi dengan memperkuat struktur hingga ke tingkat desa dan banjar. Langkah ini diwujudkan melalui rapat konsolidasi pembentukan pengurus ranting dan anak ranting yang digelar di Tanjung Benoa, Jumat (2/1/2026), sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi Pemilu 2029.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh kader Gerindra Kuta Selatan, termasuk kalangan muda dari generasi Z yang diproyeksikan menjadi kekuatan utama pada pemilu mendatang. Penguatan struktur organisasi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan partai sekaligus memastikan aspirasi masyarakat di tingkat bawah terserap dengan baik.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Kuta Selatan, I Made Madra, disampingi pengurus PAC menyebut pembentukan ranting dan anak ranting merupakan tindak lanjut instruksi DPP yang diturunkan ke DPD hingga DPC. Seluruh PAC diwajibkan melengkapi kepengurusan sampai ke level paling bawah sebagai basis kerja politik partai.
Menurutnya, penguatan struktur desa menjadi kunci untuk memperkokoh dukungan akar rumput dan menjaga konsistensi perolehan suara pada pemilu mendatang. Dengan struktur yang solid, partai diyakini mampu mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mengamankan basis pemilih.
Madra menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi di Kabupaten Badung, khususnya di Dapil Kuta Selatan. Saat ini, Gerindra baru memiliki satu wakil di DPRD Badung dan satu di DPRD Provinsi Bali. Melalui konsolidasi menyeluruh, partai optimistis mampu merebut minimal tiga kursi pada Pemilu 2029.

Optimisme tersebut diperkuat dengan masuknya kader-kader muda, terutama dari generasi Z, yang mulai diberi ruang strategis dalam kepengurusan. Bahkan, komposisi pengurus anak ranting kini didominasi oleh Gen Z, sementara pengurus ranting sebagian besar diisi kader berpengalaman.
Pelantikan pengurus ranting dan anak ranting dijadwalkan berlangsung paling lambat pada akhir Februari 2026.
Untuk menarik dukungan pemilih muda, PAC Gerindra Kuta Selatan menyiapkan sejumlah program yang menyentuh minat generasi Z, khususnya kegiatan kepemudaan dan olahraga, sebagai sarana pendekatan politik yang lebih relevan dengan karakter anak muda.
Sementara itu, Wakil Ketua DPC Gerindra Badung, yang juga Wakil Ketua DPRD Badung, I Made Wijaya, S.E., menyambut positif percepatan pembentukan ranting dan anak ranting tersebut. Menurut Politisi yang sudah dua kali dipercaya duduk di Dewan Badung ini, keberadaan struktur yang lengkap akan memudahkan dalam memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa.
Pemilik Pandawa Water Sport ini menilai ranting dan anak ranting memiliki peran strategis dalam menyampaikan usulan pembangunan yang muncul melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan, sehingga dapat dikawal secara maksimal di DPRD.

Terkait target perolehan kursi, Wijaya mengaku sangat optimistis. Tokoh yang akrab disapa Yonda ini menyebut kader-kader yang akan maju pada Pemilu 2029 telah dipersiapkan sejak dini, baik dari kalangan senior maupun wajah baru.
“Semua kembali pada soliditas dan kerja bersama. Target tiga kursi bahkan lebih sangat mungkin tercapai jika seluruh struktur bergerak satu arah,” tegas tokoh yang juga Bendesa Adat Tanjung Benoa tersebut. TS-01