Home Bali Warga Antusias Ikuti Prosesi Melasti di Desa Adat Kutuh
BaliBudaya

Warga Antusias Ikuti Prosesi Melasti di Desa Adat Kutuh

Serangkaian Karya Agung di Pura Desa

Share
Foto/Ist Melasti: Foto-foto prosesi Melasti di Pantai Pandawa serangkain Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung di Pura Desa lan Bale Agung Desa Adat Kutuh.
Foto/Ist Melasti: Foto-foto prosesi Melasti di Pantai Pandawa serangkain Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung di Pura Desa lan Bale Agung Desa Adat Kutuh.
Share

Kutuh, todaysSpill.com
Mentari baru saja menampakkan sinarnya di ufuk timur, Sabtu (6/9/2025), ketika jalan-jalan desa di Kutuh mulai dipenuhi krama. Dengan pakaian adat serba putih, mereka berjalan teratur, dupa di tangan, wajah khidmat. Dari Catus Pata desa, iring-iringan perlahan bergerak, Ngiring Ida Betara menuju segara, yakni Pantai Pandawa. Di sanalah, laut menanti menjadi saksi penyucian diri dalam prosesi Melasti, bagian dari Karya Ngenteg Linggih Tawur Walik Sumpah Pedudusan Agung Menawa Ratna.

 


Dentuman baleganjur berpadu dengan kidung suci, menciptakan suasana yang seolah menggiring alam ikut berdoa. Di tepi pantai Pandawa, debur ombak menyambut kedatangan para pemedek. Laut biru pagi itu bukan sekadar bentang air, melainkan ruang sakral tempat manusia kembali menyatu dengan sumber kehidupan.
Di tengah segara, dilaksanakan menggunakan perahu nuur tirta kamandalu. Tri Sadaka sulinggih Siwa, Buda, dan Rsi Bujangga memuput upacara. Air suci itu kemudian disebarkan, menjadi pemurni yadnya sekaligus simbol pencerahan. Krama yang hadir memaknai setiap percikan air laut sebagai pengingat bahwa hidup manusia senantiasa membutuhkan kesucian dan keseimbangan.

Setelah prosesi pamelastian, rombongan kembali ke desa. Di Jaba Sisi Pura Desa, Pamendakan Agung digelar. Ida Betara lalu bersthana di Payogan Pura Desa dan Bale Agung. Ketut Gita, Manggala Utama Prawartaka Karya, menyebut tirta kamandalu sebagai inti dari upacara ini. “Tirta itu adalah pemuput yadnya, air suci yang menyucikan dan memberi pencerahan bagi seluruh krama,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, Jumat (5/9/20) saat Mapepade Wewalungan, Wakil Gubernur Bali dan Bupati Badung juga ikut melakukan persembahyangan dan menyaksikan jalannya prosesi. Simbol bahwa adat dan pemerintahan tak pernah berjalan sendiri. Di Bali, keduanya saling menguatkan demi mengajegkan budaya dan agama.

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga

Di luar rangkaian karya ini, sambung Gita, Kutuh juga memiliki tradisi lain yang tak kalah sakral, Melasti Dewa Cili. Setiap dua tahun sekali, upacara ini digelar di segara, sebagai ungkapan syukur dan terimakasih kepada Ida Betara Sri Sedana, lambang kemakmuran jagat.
Karenanya sarana yang dihaturkan dan dilarung ke laut adalah hasil pertanian berupa Palegantung.
“Melasti bukan hanya membersihkan diri, tapi juga mengingatkan kita bahwa hidup harus selalu kembali pada kesucian,” imbuh Gita.
Hal ini menggambarkan esensi yang tak kasat mata bahwa setiap dupa yang menyala, setiap gamelan yang berdentum, dan setiap tetes air suci yang dipercikkan, sejatinya adalah doa untuk keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Hyang Widhi.
Di Desa Adat Kutuh, laut bukan hanya panorama. Ia adalah cermin jiwa, tempat segala yang kotor dilepas, dan yang suci dipeluk kembali. TS-01

 

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Air Mata dan Doa untuk Korban Bom BaliGround Zero Tempat Duka dan Harapan Perdamaian Bertemu

Kuta, todaysSpill.com Air mata tak terbendung ketika bunga diletakkan untuk mengenang para...

Pembangunan Rampung, Pura Ibu Panti Dukuh Bualu Gelar Karya Agung

Bualu, TodaysSpill.com Setelah melalui proses pembangunan sejak 2023 hingga rampung pada 2025,...