Home Bali Keunikan Melasti Dewa Cili di Desa Adat Kutuh
BaliBudaya

Keunikan Melasti Dewa Cili di Desa Adat Kutuh

Digelar Dua Tahun Sekali, Diisi Larung Gebogan "Palegantung" ke Tengah Laut

Share
Foto/Ist Melasti Dewa Cili: Prosesi Melasti Dewa Cili yang dilaksanakan 2 tahun sekali di Desa Adat Kutuh.
Foto/Ist Melasti Dewa Cili: Prosesi Melasti Dewa Cili yang dilaksanakan 2 tahun sekali di Desa Adat Kutuh.
Share

Mangupura, todaysSpill.com
Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan (Kutsel), Badung menggelar Upacara Melasti Dewa Cili Kamis (10/7/2025).
Upacara Melasti Dewa Cili ini cukup unik, karena berbeda dengan Melasti pada umumnya yakni dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Sedangkan melasti yang umum dilakukan sebagain besar desa adat di Bali adalah Melasti Kesange sebelum Hari Raya Nyepi atau setahun sekali.
Selain itu prosesi Melasti Dewa Cili di Desa Adat Kutuh ini diisi dengan mapekelem atau melarung gebogan hasil panen atau palegantung ke tengah laut menggunakan kano. Sementara Jro Mangku yang mendapat tugas secara bersamaan mengambil tirta amerta dari tengah laut.
Upacara ini disambut antusias ribuan krama Desa Adat Kutuh dari mulai di Pura Desa hingga ke Pantai Pandawa.
Menurut Bendesa Adat Kutuh,  Jro Nyoman Mesir Upacara Melasti Dewa Cili yang merupakan warisan leluhur yang diterima secata turun temurun adalah sebagai ungkapan rasa syukur dengan mempersembahkan secara simbolik hasil bumi atau pertanian kepada Tuhan dengan melarung ke laut atau Segara.
Upacara ini dilaksakana setiap 2 tahun sekali, yakni di tahun ganjil.

Baca Juga:  Parade Ogoh-Ogoh di Desa Adat Bualu Disambut Antusias Wisatawan dan Masyarakat

Diawali dengan Ida Betara kumpul di Pura Desa dan selanjutnya “Mepeed” beriringan berjalan menuju Pantai Pandawa.
Adapun sesuhunan yang ikut dalam pemelastian ini, yakni Ida Betara di Pura Desa, Dalem, Puseh, Pura Pengubengan, Dauh Margi, Batu Pageh serta Pura Gunung Payung.
Setelah sampai di Pura Segara Ida Betara kelinggihang serta dilaksanakan upacara seperti Pujawali dengan sarana berupa Ayaban, dua Bebangkit Palegembal, serta Caru Panca Sata.
Setelah prosesi di Pantai selesai, selesai di Segara, Ida Betara kembali ke Balepanjang dan singgah di Pura Pengubengan dan berikutnya kembali ke Pura Desa untuk dilaksanakan prosesi upacara selanjutnya.
Jro Nyoman Mesir berharap warisan leluhur ini ke depan bisa terus diketoktularkan ke generasi berikutnya sehingga terus berlanjut.

Baca Juga:  Bupati Badung Lakukan Rakor Penataan Jembatan Tukad Bangkung, Pelaga, Petang

“Dulu hanya palegantung hasil pertanian di larung ke laut, sekarang kita buat seperti gunung atau gebogan sehingga orang mengerti ini Melasti Dewa Cili,” ujar Jro Mesir sembari menambahkan selain Melasti Dewa Cili, pihaknya di Desa Kutuh tidak melaksanakan Melasti lainnya.
“Dulu, waktu saya masih anak-anak, orang tua kami pernah melaksanakan Melasti Kesanga, namun begitu hendak meninggalkan Pantai terjadi ombak besar dan menyapu payung dan barang lainnya. Semenjak itulah tetua kami tidak berani lagi melakukan Melasti Kesanga,” ungkapnya sembari menambahkan semua yang dihaturkan dalam Melasti Dewa.Cili ini adalah atas petunjuk Ida Betara.
“Seperti penambahan tumpeng yang juga dilarung ke laut adalah atas petunjuk Ida Betara.Ini posisi Ngelinggihang Ida Betara kan melingkar seolah beliau itu lagi rapat berdiskusi atau parum,” jelas Mantan Perbekel Desa Kutuh tersebut.
Dia bersyukur karena warga yang ikut Melasti terus bertambah setiap prosesi dilaksanakan. Salah satu penyebabnya  karena fasilitas jalan menuju Pantai sudah bagus. “Kalau dulu kan terjal, yang ngiring hanya yang mundut Ida Betara. Tapi sekarang hampir semua warga ngiring ke Pantai,” paparnya. TS-01

Share

Don't Miss

Bertahan Semalaman di Atas Karang

Kutsel, todaysSpil.com Malam panjang penuh ketegangan harus dilalui dua buruh proyek yang terjebak di bawah tebing setinggi sekitar 100 meter di kawasan Pura...

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Laris Manis, Early Bird Sold Out dalam Sepekan

Jakarta, TodaysSpill.com Antusiasme masyarakat terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika International Circuit terus meningkat. Seluruh tiket Early Bird dilaporkan habis...

Related Articles

Kripto Dinilai Punya Potensi Besar, Bali Jadi Pasar Strategis Adopsi Web3

Mangupura, todaysSpill.com Perkembangan aset kripto dan teknologi Web3 di Bali dinilai memiliki...

BPJS Ketenagakerjaan Bersama HDCI Perkuat Perlindungan 5.000 Ojol

Ungasan, todaysSpill.com BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja...

Bukan Sekadar Lomba, Pecatu Tanamkan Makna Kemerdekaan kepada Generasi Muda

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta...

Bukan Sekadar Razia Vila, Puspa Negara Dorong Sensus Khusus dan Pembinaan Pelaku Usaha

Kuta, todaysSpill.com Penertiban vila yang diduga belum mengantongi izin di Kabupaten Badung...