Home Olahraga Nia Ayu Agustina, Perjuangan Putri Tunggal Peternak Sapi Kenakan Lambang Merah Putih
Olahraga

Nia Ayu Agustina, Perjuangan Putri Tunggal Peternak Sapi Kenakan Lambang Merah Putih

Share
Foto/Ist Nia Ayu Agustina,
Foto/Ist Nia Ayu Agustina,
Share

Nusa Dua, todaysSpill.com
Nia Ayu Agustina kepincut olahraga anggar saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama di Malang, Jawa Timur. Sejak itu, putri tunggal Suharjo yang berprofesi sebagai peternak sapi ini akhirnya menekuni cabang olahraga resmi Olimpiade ini bergabung dengan Klub Anggar Kabupaten Malang.
“Pertama kali saya tau anggar itu saat di SMP ada promosi dan memperkenalkan olahraga anggar. Nah dari situ saya mulai tertarik ingin mengetahui dan ingin mempelajarinya. Pertama yang mengajari saya itu senior-senior di SMP dari situ mereka mengajak saya mengikuti latihan di Klub Anggar Kabupaten Malang,” kata Nia, panggilan karibnya, saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Selasa (17/6/2025).
“Saya kepincut olahraga anggar karena bisa membuat lebih percaya diri,” tambahnya sembari menebar senyum.
Dibawah asuhan pelatih anggar Elfizar dan Maria Wauran, gadis kelahiran Malang, Jawa Timur, 3 Agustus 2004, Nia mampu meraih prestasi. Dia tercatat sebagai peraih medali emas Sable Putri pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar Manado 2024.
Prestasi ini mengantarkan Nia masuk dalam pelatnas dan terpilih memperkuat Timnas Anggar Indonesia tampil di Kejuaraan Anggar Asia 2025.
“Saya senang bisa menggunakan Lambang Merah Putih di pakaian anggar yang saya impikan sejak lama. Semoga saya bisa kembali mewakili Indonesia di SEA Games Thailand 2025 nanti,” katanya.
Mahasiswi Universitas Budi Utomo Malang ini mengaku senang bisa menimba pengalaman bertanding dengan atlet-atlet anggar Asia di event yang dijadikan ajang pengumpulan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
“Rasanya senang dan bangga sekali bisa bertanding dengan para altet dari luar negeri. Karena, saya bisa mendapat pelajaran berharga dari mereka yang memiliki jam terbang lebih banyak. Dan, saya akan berusaha menyajikan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan,” tutup Nia yang selalu ingat pesan kedua orang tuanya agar tetap rendah hati. TS-01

Baca Juga:  Beachwalk Fun Run 2025 Ratusan Pelari akan Susuri Pantai Kuta
Share

Don't Miss

Sampah Kiriman Serbu Muara Pantai Dreamland, Akses Sempit Hambat Pembersihan

Pecatu, todaysSpill.com Tumpukan sampah kiriman kembali memenuhi muara sungai atau loloan di kawasan Pantai Dreamland, Desa Pecatu, Kuta Selatan. Kondisi ini membuat salah...

Bandara Ngurah Rai Tutup 24 Jam Saat Nyepi 2026

Kuta, todaysSpill.com Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali akan menghentikan seluruh aktivitas penerbangan selama 24 jam penuh dalam rangka pelaksanaan Hari Raya...

Related Articles

Mandalika Siap Meledak Awal Mei Tiket Murah, Akses Eksklusif, Sensasi Balap Dunia

Mandalika, todaysSpill.com Kesempatan langka menikmati atmosfer balap kelas dunia dari jarak dekat...

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Balapan Dikemas Jadi Festival Wisata Kelas Dunia

Jakarta, todaysSpill.com Mandalika semakin memantapkan posisinya sebagai destinasi sport tourism dengan menghadirkan...

Di Balik Deru Mesin Mandalika 200 Marshal Jadi Garda Terdepan Balap Dunia

Mandalika, todaysSpill.com Sorotan dunia mungkin tertuju pada mobil-mobil balap berkecepatan tinggi di...

Swift SAR Response Saves Teen Hiker Suffering Hypothermia on Mount Abang

Bangli, todaysSpill.com The swift response of the joint Search and Rescue (SAR)...