Mandalika, todaysSpill.com
Sorotan dunia mungkin tertuju pada mobil-mobil balap berkecepatan tinggi di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit. Namun di balik deru mesin dan adrenalin balapan GT World Challenge Asia 2026, ada 200 putra-putri lokal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi kunci utama kelancaran ajang internasional ini.
Mereka adalah para marshal, garda terdepan yang memastikan setiap detik balapan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar dunia.
Pada ajang yang akan digelar 1–3 Mei 2026 tersebut, seluruh marshal yang terlibat berasal dari NTB. Mereka mengisi berbagai posisi krusial, mulai dari marshal lintasan, pitlane, recovery, hingga tim khusus penanganan insiden. Peran mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen vital dalam sistem keselamatan motorsport internasional.
Di lintasan, para marshal harus sigap dalam hitungan detik. Mereka bertanggung jawab mengawasi kondisi trek, memberikan sinyal kepada pembalap, hingga menjadi tim pertama yang bergerak saat terjadi insiden. Ketelitian, kecepatan, dan koordinasi menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas ini.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menegaskan bahwa kehadiran 200 marshal lokal ini menjadi bukti bahwa Mandalika tidak hanya siap secara infrastruktur, tetapi juga unggul dari sisi sumber daya manusia.
“Ini menunjukkan bahwa kita tidak hanya punya sirkuit kelas dunia, tetapi juga SDM lokal yang mampu memenuhi standar internasional. Para marshal ini telah melalui pelatihan dan pengalaman di berbagai event, sehingga siap menjalankan peran krusial secara profesional,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Lebih dari sekadar mendukung event, keterlibatan marshal lokal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem motorsport nasional. Mandalika tidak hanya ingin dikenal sebagai tuan rumah balapan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan talenta motorsport Indonesia.
Keikutsertaan penuh SDM lokal ini sekaligus mempertegas bahwa ajang internasional di Mandalika membawa dampak nyata bagi daerah membuka peluang, meningkatkan keterampilan, hingga menciptakan standar baru profesionalisme di tingkat global.
Dengan sistem kerja yang terstruktur dan berbasis standar internasional, para marshal NTB kini tidak hanya bekerja di rumah sendiri, tetapi juga tampil sebagai bagian dari panggung motorsport dunia.
Sementara itu, GT World Challenge Asia 2026 dipastikan akan menghadirkan pengalaman balap yang lengkap bagi penonton. Selama tiga hari, pengunjung dapat menyaksikan sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama.
Namun pada akhirnya, lebih dari sekadar balapan, Mandalika kembali menunjukkan satu hal penting, bahwa di balik event kelas dunia, ada kekuatan lokal yang tumbuh, belajar, dan kini siap bersaing di level global. TS-01