Home Bali Nuanu Creative City Resmi Dibuka, Kota Kreatif Berkelanjutan Pertama di Bali
BaliPariwisata

Nuanu Creative City Resmi Dibuka, Kota Kreatif Berkelanjutan Pertama di Bali

Share
Photo/Courtesy Left to right: Ida Ayu Astari Prada (Brand & Communications Director of Nuanu Creative City), Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik (Senator of the Republic of Indonesia for Bali), I Made Dirga (Deputy Regent of Tabanan), Dr. I Wayan Ekadina, S.E., M.Si. (Expert Staff to the Governor of Bali for Economy and Finance), and Lt. Col. Inf. Trijuang Danarjati, S.A.P., M.I.P. (Commander of Tabanan D
Photo/Courtesy Left to right: Ida Ayu Astari Prada (Brand & Communications Director of Nuanu Creative City), Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik (Senator of the Republic of Indonesia for Bali), I Made Dirga (Deputy Regent of Tabanan), Dr. I Wayan Ekadina, S.E., M.Si. (Expert Staff to the Governor of Bali for Economy and Finance), and Lt. Col. Inf. Trijuang Danarjati, S.A.P., M.I.P. (Commander of Tabanan D
Share

Tabanan, todaysSpill.com
Setelah lima tahun perencanaan dan pembangunan, Nuanu Creative City resmi dibuka, menandai babak baru bagi Bali sebagai pusat kreativitas dan keberlanjutan di Asia Tenggara. Berdiri di atas lahan 44 hektare di pesisir Tabanan, Nuanu bukan hanya destinasi wisata, melainkan sebuah kota kreatif tempat orang bisa tinggal, belajar, berkarya, dan berekreasi.
“Perjalanan kami dimulai dari cinta terhadap Bali,” kata Lev Kroll, CEO Nuanu. “Hari ini, kami bangga mengundang publik untuk merasakan Nuanu—perpaduan antara alam, seni, budaya, dan inovasi yang tumbuh bersama masyarakat.”

Ruang Hidup untuk Seni, Alam, dan Komunitas

Nuanu dirancang sebagai ekosistem hidup, ada ruang budaya, pusat kuliner, lanskap alami, hingga area hunian. Sejak tahap awal, sejumlah ikon telah lahir, mulai dari Earth Sentinels, karya monumental seniman Daniel Popper, hingga Menara THK, arsitektur kolaboratif yang merayakan filosofi Tri Hita Karana.
Nuanu juga menghadirkan Luna Beach Club, Aurora Media Park, Labyrinth Art Gallery, hingga Magic Garden dengan program pembiakan kupu-kupu, menjadikan kawasan ini rumah bagi seni, hiburan, sekaligus konservasi alam.

Dampak Sosial dan Lingkungan

Sejak 2023, Nuanu Social Fund (NSF) menyalurkan lebih dari Rp4,1 miliar untuk pendidikan, budaya, kesehatan, hingga lingkungan. Ribuan warga Bali telah terlibat dalam program ini, mulai dari restorasi pura, pelatihan gamelan, hingga pemberdayaan perempuan dan petani.
Tak hanya sosial, dampak lingkungan juga nyata:
• Tingkat daur ulang 95%
• 114.700 pohon dan tanaman ditanam
• 12.000 kupu-kupu dilepas ke alam
• 3.300 anggrek dilestarikan
“Nuanu hadir sebagai komunitas untuk komunitas, tumbuh bersama masyarakat Bali,” ujar Ida Ayu Astari Prada, Brand & Communications Director.

 

Ki-Ka: Lev Kroll (CEO of Nuanu Creative City) and Ida Ayu Astari Prada (Brand & Communications Director of Nuanu Creative City)

Baca Juga:  BBQ Tiap Malam, Rasa Beda Setiap Hari di Fairfield by Marriott Bali Legian

Menuju Episentrum Kreatif Asia Tenggara

Pembukaan fase pertama ini hanyalah awal. Ke depan, Nuanu sudah menyiapkan sederet agenda besar: FOTO Bali Festival (festival fotografi internasional), Art & Bali (pameran seni global), hingga Nuanu Future Talks sebagai ruang dialog antara pengembang, pemerintah, dan masyarakat.
Selain itu, kuliner dan gaya hidup juga tak kalah mendapat perhatian. Pada 2026, Acadia, hub kuliner bergaya Maroko, serta Desa Jiwa untuk fashion akan segera hadir. Bahkan, museum karya seniman internasional Eugene Kangawa sudah dijadwalkan menyapa publik.

Bali, Inspirasi Utama

Dalam sambutan pembukaan, perwakilan Pemerintah Provinsi Bali menegaskan dukungan penuh atas kehadiran Nuanu. “Kami berharap Nuanu dapat berkontribusi dalam pariwisata, pelestarian alam, budaya, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dr. I Wayan Ekadina, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Dengan filosofi “pembangunan yang bertanggung jawab”, Nuanu Creative City menunjukkan bahwa investasi bisa berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan alam. Bagi Bali, ini bukan sekadar proyek, melainkan wajah baru sebuah pulau yang terus hidup dari kreativitas dan kebersamaan. TS-02

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Mamaka Fun Run Vol. 3 Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan Mental

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui Mamaka...

Air Mata dan Doa untuk Korban Bom BaliGround Zero Tempat Duka dan Harapan Perdamaian Bertemu

Kuta, todaysSpill.com Air mata tak terbendung ketika bunga diletakkan untuk mengenang para...