Home Bali Desa Adat Kutuh Perkuat Regenerasi Bahasa Bali
BaliBudayaSeni

Desa Adat Kutuh Perkuat Regenerasi Bahasa Bali

Konsisten Gelar Lomba Bulan Bahasa Bali

Share
Lomba: Lomba Bulan Bahasa Bali ke-8 yang digelar Desa Adat Kutuh disambut antusias peserta.
Lomba: Lomba Bulan Bahasa Bali ke-8 yang digelar Desa Adat Kutuh disambut antusias peserta.
Share

Kutuh, todaysSpill.com
Desa Adat Kutuh terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Bali melalui pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ke-8 yang digelar Sabtu (21/2/2026). Tak sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini diarahkan sebagai upaya konkret memperkuat regenerasi penutur bahasa ibu di tengah tantangan globalisasi.
Kegiatan dibuka oleh Majelis Alit Kecamatan Kuta Selatan, I Gusti Made Rai Dirga, didampingi Bendesa Adat Kutuh Jro Nyoman Mesir, Perbekel Kutuh I Wayan Mudana, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Bendesa Adat Kutuh, Jro Nyoman Mesir, menegaskan bahwa Bulan Bahasa Bali bukan hanya agenda rutin, melainkan langkah strategis menjaga eksistensi bahasa, aksara, dan sastra Bali yang kini menghadapi tantangan serius. Ia menilai pembelajaran Bahasa Bali di sekolah masih belum optimal, sehingga banyak generasi muda lebih fasih berbahasa Indonesia maupun Inggris dibandingkan Bahasa Bali sebagai bahasa ibu.

Baca Juga:  Bupati Badung Dukung Pelestarian Budaya Bali, Serahkan Rp 400 Juta untuk Karya Atma Wedana di Desa Adat Mengwi

“Jika tidak diperkuat dari sekarang, Bahasa Bali bisa semakin terpinggirkan di tanahnya sendiri. Karena itu, wimbakara atau lomba ini bukan hanya kompetisi, tetapi ruang pembinaan dan motivasi bagi generasi muda untuk mencintai bahasa ibunya,” tegasnya.
Menurutnya, pelestarian Bahasa Bali harus berjalan seiring dengan penguatan seni dan budaya, termasuk tradisi mesatua (bercerita) yang sarat nilai moral dan kearifan lokal. Tradisi ini dinilai efektif membangun karakter generasi muda sekaligus menjaga identitas budaya Bali.
Melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya, pihak Desa Adat Kutuh berharap adanya dukungan anggaran yang lebih besar dari Pemerintah Kabupaten Badung maupun Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Sebab, keberlanjutan program pelestarian bahasa dan budaya membutuhkan dukungan kebijakan dan pendanaan yang memadai.
“Program pelestarian budaya tidak bisa berjalan maksimal tanpa dukungan anggaran yang cukup. Kami berharap ini menjadi perhatian serius, khususnya Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung,” harap Jro Nyoman Mesir.

Baca Juga:  Inspeksi Lapangan Terkait Pengawasan dan Pengendalian Usaha Rumah Kost di Kuta Utara

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Ketua Widya Sabha Desa Adat Kutuh, Wayan Meling, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bulan Bahasa Bali merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali dalam memperkuat bahasa, aksara, dan sastra Bali secara berkelanjutan.
Sebelum lomba digelar, panitia telah melakukan pembinaan kepada peserta melalui sekolah-sekolah dan banjar di wilayah Desa Adat Kutuh. Tahun ini, dua kategori lomba diselenggarakan, yakni Nyurat Aksara Bali untuk kalangan pelajar serta Mesatua Bali untuk peserta dewasa.
“Pembinaan sejak dini menjadi kunci. Harapannya, ketika lomba digelar, peserta sudah siap dan memiliki pemahaman yang kuat terhadap Bahasa Bali. Ini bagian dari upaya membangun fondasi regenerasi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan konsistensi yang telah berjalan hingga tahun kedelapan, Desa Adat Kutuh berharap Bulan Bahasa Bali tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi benar-benar menjadi gerakan kolektif menjaga bahasa ibu sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Bali. TS-01

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Air Mata dan Doa untuk Korban Bom BaliGround Zero Tempat Duka dan Harapan Perdamaian Bertemu

Kuta, todaysSpill.com Air mata tak terbendung ketika bunga diletakkan untuk mengenang para...

Pembangunan Rampung, Pura Ibu Panti Dukuh Bualu Gelar Karya Agung

Bualu, TodaysSpill.com Setelah melalui proses pembangunan sejak 2023 hingga rampung pada 2025,...