Home Bali Koperasi Merah Putih Tenganan Revitalisasi Peran Pengurus untuk Tingkatkan Daya Saing
BaliEkonimi

Koperasi Merah Putih Tenganan Revitalisasi Peran Pengurus untuk Tingkatkan Daya Saing

Share
Foto/Ist Foto bersama: Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tenganan berfoto bersama Narasumber dan pesert.a penyuluhan
Foto/Ist Foto bersama: Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tenganan berfoto bersama Narasumber dan pesert.a penyuluhan
Share

Tenganan,todaysSpill.com
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tenganan menegaskan langkah seriusnya untuk menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan bertajuk “Revitalisasi Peran Pengurus dalam Meningkatkan Daya Saing Koperasi” yang digelar di Wantilan Desa Tenganan.
Acara dimulai pukul 10.00 WITA dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, mulai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karangasem, perwakilan Diskoperindag, Perbekel Tenganan, Bendesa Adat, BPD, perangkat dusun, pengurus PKK, STT, hingga kelompok masyarakat. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat keberadaan koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi desa.

Perbekel Tenganan, I Ketut Sudiastika, dalam sambutannya menegaskan bahwa koperasi Merah Putih merupakan wadah penting bagi warga untuk membangun kemandirian ekonomi. Ia berharap ke depan, pemerintah daerah melalui Dinas PMD dan Diskoperindag dapat memberikan pendampingan intensif, baik berupa pelatihan maupun penyuluhan, agar koperasi bisa berkembang sesuai aturan dan kebutuhan warga.
“Kami mendukung penuh upaya KDMP Tenganan. Dengan sinergi pemerintah, desa, dan masyarakat, koperasi ini bisa menjadi penggerak utama perekonomian desa,” ujarnya.

Baca Juga:  Pentahbisan dan Peresmian Gedung Gereja GKPB Jemaat Yudea Padang Luwih

Sementara itu, Dr. Ni Putu Gatriyani menekankan bahwa revitalisasi pengurus tidak hanya sebatas pada peningkatan kemampuan manajerial, tetapi juga membangun kesadaran kolektif antarorganisasi di desa dan adat. Menurutnya, koperasi Merah Putih Tenganan harus hadir dengan kepemimpinan yang profesional, responsif, serta berorientasi pada kesejahteraan anggota.
“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi wadah kebersamaan untuk kemajuan desa. Tekad dan komitmen pengurus akan menjadi modal sosial yang kuat,” jelasnya.

 Kepala Dinas PMD Kabupaten Karangasem, Dr. I Made Sugiartha, mengingatkan bahwa Presiden RI telah menginstruksikan alokasi 3% dana desa untuk mendukung penguatan koperasi Merah Putih. Meski regulasi insentif bagi pengurus masih menunggu keputusan pusat, ia menilai semangat pengabdian yang ditunjukkan KDMP Tenganan patut diapresiasi.
“Jika pengurus konsisten seperti ini, saya yakin koperasi Merah Putih Tenganan akan maju dan menjadi inspirasi bagi desa lain,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Usaha di Pantai Bingin

Plt. Kabid Koperasi Diskoperindag Karangasem, Ni Made Widiantari, juga memberikan arahan teknis terkait pengelolaan koperasi pasca-terbitnya SK badan hukum. Langkah-langkah penting yang harus segera dijalankan meliputi pembuatan NPWP, pembukaan rekening bank, pengurusan NIB, penyusunan AD/ART, hingga perekrutan anggota baru.
Ia menegaskan bahwa usaha simpan pinjam koperasi harus memenuhi modal minimal Rp500 juta sebagaimana diatur dalam Permenkop Nomor 8 Tahun 2023. Selain itu, untuk mengakses pembiayaan bank Himbara, koperasi wajib menyiapkan rencana kerja yang jelas, daftar pemohon pinjaman, serta jaminan usaha.

Baca Juga:  This is all i need for my Vocation in this Week

Dalam sesi diskusi, peserta mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari honorarium pengurus, rencana usaha koperasi, mekanisme keanggotaan baru, hingga peluang akses modal dari bank. Narasumber menekankan pentingnya segera memulai unit usaha gerai produk lokal sebagai langkah awal yang nyata.
KDMP Tenganan menargetkan unit usaha pertamanya bisa beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda. Target ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi perjalanan koperasi Merah Putih.

Penyuluhan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta pada pukul 12.30 WITA. Bagi KDMP Tenganan, acara ini bukan sekadar agenda formal, melainkan langkah awal menuju penguatan manajemen, perluasan usaha, dan peningkatan daya saing.
Dengan semangat Merah Putih, koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian desa Tenganan dalam menghadapi tantangan ekonomi global. TS-01

Share

Don't Miss

Sampah Kiriman Serbu Muara Pantai Dreamland, Akses Sempit Hambat Pembersihan

Pecatu, todaysSpill.com Tumpukan sampah kiriman kembali memenuhi muara sungai atau loloan di kawasan Pantai Dreamland, Desa Pecatu, Kuta Selatan. Kondisi ini membuat salah...

Bandara Ngurah Rai Tutup 24 Jam Saat Nyepi 2026

Kuta, todaysSpill.com Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali akan menghentikan seluruh aktivitas penerbangan selama 24 jam penuh dalam rangka pelaksanaan Hari Raya...

Related Articles

Bali Rebut Perhatian Talenta Global Villa Privat Jadi “Senjata” Baru Tarik Remote Worker

Bali, todaysSpill.com Bali kian mengukuhkan diri bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi...

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

Mangupura, todaysSpill.com Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi...

Kolaborasi Jaga Sawah Bali Pelepasan Burung Hantu Jadi Solusi Alami Atasi Hama Tikus di Bongkasa

Bongkasa, todaysSpill.com Upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan pertanian di Bali kembali diperkuat...

Bupati Badung Hadiri Perayaan Paskah di Puja Mandala

Nusa Dua, todaysSpill.com Suasana perayaan Hari Paskah di Gereja Katolik Maria Bunda...