Home Pariwisata Puspa Negara Desak Langkah Berani Atasi Banjir Kuta–Legian
Pariwisata

Puspa Negara Desak Langkah Berani Atasi Banjir Kuta–Legian

Embung Diminta Jadi Prioritas Utama

Share
Foto Ist. Gercep: Wayan Puspa Negara yang gercep turun membantu evakuasi korban banjir di kawasan Dewi Sri, Legian belum lama ini.
Foto Ist. Gercep: Wayan Puspa Negara yang gercep turun membantu evakuasi korban banjir di kawasan Dewi Sri, Legian belum lama ini.
Share

Legian, todaysSpill.com
Banjir yang kembali melanda kawasan Kuta–Legian dinilai sebagai sinyal kuat bahwa penanganan tidak bisa lagi dilakukan setengah hati. Tokoh masyarakat Legian, I Wayan Puspa Negara, mendesak pemerintah mengambil langkah berani dan menjadikan pembangunan embung sebagai prioritas utama.
Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung ini, banjir yang terus berulang bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan persoalan tata kelola air yang tidak dibenahi secara serius selama bertahun-tahun.

Baca Juga:  23 Years of Subhakti Cooperative From Traditional Roots to the Fashion Industry

Ia mengungkapkan, kawasan Dewi Sri seluas sekitar 275 hektare yang kini menjadi pusat genangan dulunya merupakan lahan persawahan dan daerah rendah yang berfungsi sebagai tampungan air alami. Namun sejak alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman dan pariwisata sekitar 1998, fungsi “parkir air” tersebut hilang.
“Begitu lahan resapan hilang, air tidak punya ruang lagi. Akibatnya setiap musim hujan pasti banjir,” tegasnya, Jumat (27/2/2026).
Selain itu, kapasitas Tukad Mati dinilai tidak lagi memadai. Ia menyoroti minimnya normalisasi sungai yang disebut baru menyentuh sekitar 100 meter dari total panjang kurang lebih 7 kilometer.
“Kalau tidak dikeruk secara rutin dan menyeluruh, sedimentasi terus menumpuk dan sungai makin dangkal. Ini yang harus dibenahi,” ujarnya.
Tak hanya sungai, sistem drainase di kawasan Dewi Sri juga disebut banyak bermasalah. Saluran tersumbat sampah, bahkan ada yang tertutup pembangunan. Ia meminta Dinas PUPR tegas terhadap pelanggaran tata ruang dan Dinas LHK lebih intens membersihkan drainase.
Sebagai solusi jangka panjang, Puspa Negara menegaskan dukungannya terhadap wacana pembangunan embung yang digagas Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta. Embung dinilai menjadi jawaban strategis untuk menampung limpasan air dari kawasan 275 hektare tersebut sebelum dialirkan ke Teluk Benoa melalui muara Tukad Mati.

Baca Juga:  Mobil Run The Island: Ketika Lari Menjadi Ruang Kesadaran dan Gaya Hidup Premium di Nusa Dua

Ia mengusulkan lahan kosong di selatan Central Parkir Kuta sebagai lokasi potensial pembangunan embung. Menurutnya, meski lahan tersebut milik pribadi, Pemkab Badung memiliki kapasitas untuk membelinya demi kepentingan publik.
“Kalau memang serius mau tuntaskan banjir, harus berani ambil keputusan besar. Jadikan embung ini super prioritas,” tegasnya.
Untuk penanganan darurat, ia juga mendorong penambahan pompa portabel agar genangan bisa langsung disedot sebelum meluas.
Puspa Negara menekankan bahwa tanpa langkah konkret dan terukur, banjir Kuta–Legian akan terus menjadi siklus tahunan yang merugikan masyarakat dan sektor pariwisata.TS-01

Share

Don't Miss

Bupati Adi Arnawa Lantik Perbekel Antar Waktu

Mangupura, todaysSpill.com Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik Perbekel Antar Waktu (PAW) diantaranya Perbekel Desa Pangsan Kecamatan Petang, Perbekel Desa Sedang dan...

Disuport Desa Adat Bualu, Warga Celuk Gaspol Tangani Sampah dari Sumber

Nusa Dua, todaysSpill.com Perubahan besar dalam penanganan sampah di Kuta Selatan ternyata tidak dimulai dari kebijakan besar, melainkan dari pekarangan rumah warga. Di...

Related Articles

Bupati Badung Perkuat Komitmen Hijau, Mangrove Tahura Ngurah Rai Jadi Warisan Generasi Mendatang

Mangupura, todaysSpill.com Komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali ditegaskan Bupati Badung I...

Jegeg Bagus Badung 2026 Resmi Dinobatkan

Mangupura, todaysSpill.com Kabupaten Badung kembali melahirkan duta pariwisata muda yang siap menjadi...

Korban Tenggelam di Air Terjun Tembok Ditemukan Meninggal di Kedalaman 7 Meter

Buleleng, todaysSpill.com Pencarian hari kedua terhadap Ardianan Wardana Putra (23), asal Sleman,...

Satu Tenant Terbakar, Aktivitas Wisatawan di The Nusa Dua Tetap Normal

Nusa Dua, todaysSpill.com Kebakaran yang terjadi di salah satu tenant kawasan The...