Jimbaran, todaysSpill.com
Pergantian kepemimpinan terjadi di tubuh UPTD Penyelamatan Wisatawan Kuta Selatan. Jabatan Kepala UPTD resmi diserahterimakan dari I Wayan Somer kepada Ni Putu Sastra Labda Patni, Jumat (27/2/2026), di tengah tantangan musim angin barat yang menyebabkan pesisir pantai dipenuhi sampah kiriman.
Serah terima tersebut berlangsung saat petugas Balawista Kuta Selatan tetap menjalankan aktivitas rutin, termasuk patroli dan latihan fisik di kawasan Pantai Jimbaran. Di lokasi tersebut, sampah masih terlihat menghiasi tepian pantai berpasir putih, bahkan beberapa batang pohon berukuran besar masih melintang di sejumlah titik.

Kepala UPTD yang baru, Ni Putu Sastra Labda Patni, mengakui kondisi sampah kiriman memang masih terjadi di sejumlah pantai wilayah Kuta Selatan. Meski demikian, ia memastikan pelayanan dan pengawasan keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas utama.
“Kami terus menggencarkan patroli dan mengimbau pengunjung agar selalu berenang di area aman sesuai bendera yang telah dipasang petugas,” tegasnya.
Sebagai pimpinan baru, Sastra menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keterampilan personel, serta infrastruktur pendukung. Menurutnya, penguatan kapasitas balawista sangat penting agar mampu menjalankan tugas secara profesional, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
Sementara itu, I Wayan Somer yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala UPTD Penyelamatan Wisatawan Kecamatan Kuta, menyampaikan bahwa karakteristik pantai di Kuta dan Kuta Selatan memiliki perbedaan signifikan. Kawasan Pecatu dan sekitarnya, misalnya, memiliki tebing curam dengan arus dan gelombang yang lebih menantang, terutama saat cuaca ekstrem.
Sebagai balawista senior asal Pecatu, Somer menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental anggota. “Makanya kita rutin melakukan latihan fisik untuk menjaga stamina anggota tetap prima dalam bertugas menyelamatkan pengunjung ketika terjadi musibah di laut,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pada musim angin barat, pantai di pesisir barat memang kerap diserbu sampah kiriman. Sebagian wisatawan biasanya memilih beralih ke pantai timur seperti Nusa Dua yang relatif lebih bersih. Kendati demikian, pengawasan tetap diperketat dengan pemasangan bendera peringatan dan pemantauan intensif.

Menutup masa tugasnya di Kuta Selatan, Somer menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dukungan selama ini, termasuk penghargaan berupa sertifikat dedikasi yang diberikan kepadanya.
Dengan kepemimpinan baru, UPTD Penyelamatan Wisatawan Kuta Selatan diharapkan semakin solid dan tangguh dalam menjaga keselamatan wisatawan, meski dihadapkan pada tantangan alam yang dinamis. TS-01
