Mandalika, todaysSpill.com
Pascahujan ekstrem yang melanda Lombok pada 23–24 Februari 2026, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bergerak cepat memulihkan kawasan KEK Mandalika melalui langkah terpadu, mulai dari normalisasi infrastruktur hingga dukungan sosial bagi warga terdampak.
Tercatat, genangan sempat terjadi di 10 dusun Desa Kuta dan sembilan titik di dalam kawasan KEK Mandalika. Merespons kondisi tersebut, ITDC berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kuta dan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk melakukan penanganan cepat, termasuk penutupan akses jalan di sejumlah titik serta pengerukan sedimen di area Ground Water Tank (GWT) Barat menggunakan alat berat.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa pemulihan dilakukan secara komprehensif.
“Penanganan bencana tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pemulihan sosial masyarakat. Kami ingin memastikan kawasan dan warga sekitar dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, ITDC menyalurkan 70 paket sembako kepada masyarakat di Desa Kuta. Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak melalui kegiatan trauma healing di Mandalika Child Learning Center (MCLC), Sabtu (28/2/2026).
Bekerja sama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI), kegiatan tersebut diisi dengan sesi musik dan dongeng interaktif guna membantu anak-anak mengatasi rasa cemas pascabanjir. Sebanyak 58 paket alat sekolah turut dibagikan untuk mendukung kelanjutan proses belajar mereka.
Dukungan kolaboratif juga datang dari Pullman Lombok Mandalika yang menyediakan konsumsi berbuka puasa bagi peserta kegiatan.
ITDC memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, termasuk penguatan mitigasi agar kawasan lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem di masa mendatang.
Dengan sinergi bersama para pemangku kepentingan, KEK Mandalika ditargetkan dapat pulih sepenuhnya sehingga aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata tetap berjalan stabil. TS-01