Home Pariwisata Alat Berat Mulai Bongkar Bangunan Tak Berizin di Pantai Bingin
Pariwisata

Alat Berat Mulai Bongkar Bangunan Tak Berizin di Pantai Bingin

Share
Foto/Ist Pantai Bingin: Pembongkaran bangunan di Pantai Bingin yang mulai menggunakan alat berat.
Foto/Ist Pantai Bingin: Pembongkaran bangunan di Pantai Bingin yang mulai menggunakan alat berat.
Share

Pecatu,todaysSpill.com
Langkah konkret menuju penataan kawasan wisata Pantai Bingin kini memasuki fase penting. Selasa (29/7/2025) siang, alat berat mulai dikerahkan untuk membongkar sejumlah bangunan usaha pariwisata yang tidak mengantongi izin resmi. Tiga bangunan pertama, terdiri dari vila dan restoran di sisi utara kawasan, telah diratakan.
Kasat Pol PP Badung, IGAK Suryanegara, menyebut pengerahan alat berat ini merupakan percepatan dari komitmen pemerintah daerah dalam menata kembali kawasan pesisir yang selama ini berkembang tanpa kendali tata ruang.
“Proses masuk alat berat sempat terkendala akses karena adanya palinggih yang belum dipralina. Tapi sekarang sudah bisa dilalui,” ungkap Suryanegara.
Alat berat diturunkan melalui jalur baru di bagian utara pantai, dan ke depan akan ditambah satu unit lagi untuk mempercepat proses. Targetnya, seluruh pembongkaran dan penataan awal rampung pada pertengahan Agustus.
Meskipun alat berat menjadi andalan, proses manual tetap dilakukan, terutama untuk pengamanan jalur dan pemindahan KWH listrik yang masih aktif. Sekitar 30 personel Satpol PP disiagakan setiap hari demi menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan ini.
Suryanegara juga menambahkan, material bongkaran tidak langsung dibuang. Sebagian akan dimanfaatkan untuk menutup lubang akses alat berat dan sebagian lagi akan ditata kembali sebagai bagian dari rencana penataan lanjutan oleh Dinas PUPR Badung.
“Ke depan kawasan ini akan ditanami pohon perindang, dilengkapi taman, dan bangku-bangku untuk wisatawan. Ini bukan sekadar pembongkaran, tapi langkah awal menuju transformasi ruang yang lebih tertib dan lestari,” ujarnya.
Pemerintah juga mengimbau para pemilik usaha untuk segera mengambil barang-barang berharga dan memutus aliran listrik sebelum alat berat mencapai lokasi masing-masing. “Begitu alat berat mulai bekerja, barang-barang yang tersisa bisa tertimbun dan rusak,” katanya mengingatkan.
Penertiban ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Badung menjadikan kawasan Bingin sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga tertib, aman, dan sesuai aturan. TS-0

Baca Juga:  Terseret Arus Saat Berenang Seorang WNA Meninggal Dunia
Share

Don't Miss

Bertahan Semalaman di Atas Karang

Kutsel, todaysSpil.com Malam panjang penuh ketegangan harus dilalui dua buruh proyek yang terjebak di bawah tebing setinggi sekitar 100 meter di kawasan Pura...

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Laris Manis, Early Bird Sold Out dalam Sepekan

Jakarta, TodaysSpill.com Antusiasme masyarakat terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika International Circuit terus meningkat. Seluruh tiket Early Bird dilaporkan habis...

Related Articles

BPJS Ketenagakerjaan Bersama HDCI Perkuat Perlindungan 5.000 Ojol

Ungasan, todaysSpill.com BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja...

Bukan Sekadar Razia Vila, Puspa Negara Dorong Sensus Khusus dan Pembinaan Pelaku Usaha

Kuta, todaysSpill.com Penertiban vila yang diduga belum mengantongi izin di Kabupaten Badung...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional,...

Sabdha Kite Festival VI Perkuat Citra Pecatu sebagai Destinasi Wisata Budaya

Pecatu, todaysSpill.com Sabdha Kite Festival VI kembali membuktikan diri bukan sekadar ajang...