Pecatu, todaysSpill.com
Sabdha Kite Festival VI kembali membuktikan diri bukan sekadar ajang adu kreativitas layang-layang, tetapi telah berkembang menjadi magnet wisata budaya yang memperkuat identitas Desa Pecatu. Digelar di Lapangan PT Indowisata Makmur, Minggu (2/8), festival tahun ini sukses menarik 1.851 peserta yang berlaga dalam 14 kategori, meningkat sekitar 200 peserta dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu.
Ribuan peserta bersama masyarakat yang memadati lokasi festival menjadikan langit Pecatu dipenuhi warna-warni layang-layang khas Bali. Antusiasme yang terus meningkat menunjukkan Sabdha Kite Festival kini telah menjadi agenda budaya tahunan yang dinanti masyarakat maupun wisatawan.
Festival dibuka langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang juga menyerahkan bantuan sebesar Rp30 juta kepada panitia sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas generasi muda.
Turut hadir Anggota DPRD Badung I Made Tommy Martana Putra dan I Made Sumerta yang juga Bendesa Adat Pecatu, Camat Kuta Selatan I Kadek Laksana beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Pecatu, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Sekaa Teruna Bakti Darma Banjar Kangin yang selama enam tahun mampu menjaga eksistensi festival layang-layang sebagai bagian dari warisan budaya Bali. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai lebih karena mampu memadukan pelestarian tradisi dengan promosi destinasi wisata.
“Melalui festival ini kami berharap lahir karya-karya layangan yang kreatif sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan persaudaraan di kalangan generasi muda maupun masyarakat Pecatu. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlangsung setiap tahun,” ujarnya.
Ketua Panitia Kadek Adi Widnyana mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi bukti bahwa Sabdha Kite Festival semakin diminati masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menjaga tradisi layang-layang Bali agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Tahun ini jumlah peserta mencapai 1.851 orang dalam 14 kategori. Angka tersebut meningkat sekitar 200 peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terus bertambah,” katanya.
Ia berharap Sabdha Kite Festival terus menjadi wadah mempererat persaudaraan antarkomunitas layang-layang sekaligus mendukung Desa Pecatu sebagai destinasi wisata budaya yang memiliki kekayaan tradisi dan kreativitas masyarakat. Dengan semakin besarnya partisipasi setiap tahun, festival ini diyakini mampu menjadi salah satu ikon budaya yang memperkuat daya tarik pariwisata Kabupaten Badung. TS-01