Denpasar, todaysSpill.com
Pertumbuhan vila, resor, akomodasi dan hunian di Bali ikut membuka peluang besar bagi industri pencahayaan. Potensi tersebut membuat Bali kini menjadi salah satu pasar utama produk pencahayaan residensial di Indonesia.
President Director Signify Indonesia, Dedi Bagus Pramono, mengatakan Bali masuk dalam lima besar pasar nasional untuk kebutuhan pencahayaan hunian. Bahkan dari sisi penjualan, Bali dinilai berada di jajaran terdepan dibandingkan sejumlah wilayah lainnya.
“Bali adalah salah satu dari top five market yang secara kebutuhan residential, pertumbuhan hunian cukup aktif di Indonesia. Bahkan kalau diukur penjualan, Bali termasuk yang terdepan dibandingkan area-area yang lain,” ujarnya saat pembukaan Philips Lighting Store di ATIKA Denpasar, Kamis (10/9).

Melihat besarnya potensi tersebut, Signify Indonesia membuka Philips Lighting Store pertama di luar Pulau Jawa. Kehadiran toko di Denpasar ini menjadi bagian dari strategi memperluas jaringan secara bertahap ke sejumlah daerah di Indonesia bersama mitra lokal.
Menurut Dedi, potensi Bali tidak hanya berasal dari tingginya kebutuhan saat ini. Pertumbuhan investasi pada sektor vila, resor, akomodasi hingga perumahan dinilai masih memberikan ruang yang besar bagi pasar pencahayaan.
Ada dua faktor yang membuat Signify optimistis mengembangkan pasar Bali. Selain pertumbuhan sektor hunian dan pariwisata, perusahaan juga memiliki mitra lokal yang dinilai mempunyai komitmen kuat dalam mengembangkan bisnis pencahayaan.
“Kami ingin lebih memperkuat lagi komitmen kami untuk lebih dekat pada konsumen yang ada di Bali dan Denpasar khususnya,” katanya.
Perubahan tren hunian turut mengubah cara masyarakat memilih lampu. Pencahayaan kini tidak lagi hanya dipandang sebagai kebutuhan untuk menerangi ruangan, tetapi menjadi bagian dari desain, karakter dan suasana sebuah hunian.
Kondisi tersebut membuat Signify menghadirkan berbagai kategori produk, mulai dari functional lighting, decorative lighting hingga smart lighting.
Salah satu produk terbaru yang diperkenalkan adalah LED Ultra Bright, yang diklaim mampu menghasilkan cahaya hingga 40 persen lebih terang dibandingkan produk sebelumnya.
Produk tersebut juga menawarkan efisiensi energi dengan tingkat efikasi lebih tinggi. Signify menyebut produk LED yang dikembangkan saat ini mampu menghasilkan lebih dari 120 lumen per watt dengan penggunaan daya yang lebih rendah.
Perusahaan juga tidak hanya menyasar segmen menengah ke atas. Philips diarahkan untuk segmen menengah ke atas, sementara Signify memiliki merek lainnya untuk menjangkau konsumen menengah ke bawah.
“Kami ingin memberikan solusi pencahayaan buat semua konsumen di Indonesia,” tegas Dedi.
Aspek keberlanjutan juga menjadi bagian dari pengembangan produk. Teknologi LED disebut mampu menghemat energi lebih dari 80 persen dibandingkan lampu pijar maupun lampu konvensional.
Sementara teknologi smart lighting memungkinkan pengguna mengatur tingkat pencahayaan, sensor hingga jadwal penggunaan melalui perangkat pintar sehingga konsumsi energi dapat lebih efisien.
Signify juga telah menerapkan penggunaan tanpa plastik pada kemasan produknya.
Head of Marketing-Consumer Signify Commercial Indonesia, Burhan Noor Sahid, mengatakan karakter arsitektur Bali menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan produk yang ditawarkan di pasar Bali.
Menurutnya, hunian di Bali memiliki karakter unik karena memadukan unsur budaya lokal dengan pengaruh desain dari berbagai negara.
Untuk kebutuhan fungsional, produk track dan spot lighting dinilai memiliki peluang besar. Pencahayaan jenis ini dapat digunakan untuk menonjolkan elemen tertentu dalam hunian, seperti lukisan, ukiran maupun bagian arsitektur.
Sementara untuk membangun suasana, decorative lighting menjadi salah satu kategori yang ditawarkan, baik dengan gaya kontemporer maupun modern, termasuk desain industrial dan Jepang.
Peluang lainnya datang dari connected lighting atau pencahayaan pintar yang dapat diaplikasikan di rumah maupun vila dan dikendalikan melalui perangkat pintar.
“Di Bali ini yang sangat menarik dan sangat menjadi tantangan bagi kami adalah desain rumah arsitektur di Bali ini salah satu barometer yang kami anggap sebagai yang terdepan di Indonesia,” kata Burhan.
Karakter konsumen Bali juga dinilai memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih produk pencahayaan. Kepercayaan terhadap merek, kualitas dan daya tahan menjadi sejumlah faktor yang diperhatikan.
Selain itu, warna cahaya menjadi bagian penting dalam pemilihan lampu. Cahaya hangat atau warna kuning dinilai banyak diminati karena sesuai dengan karakter hunian Bali yang mengekspos unsur alam dan menghadirkan suasana hangat.
Philips menyediakan pilihan temperatur warna mulai dari putih 6.500 Kelvin, semi-kuning 4.000 Kelvin, hingga warna kuning sekitar 2.700–3.300 Kelvin.
“Di Bali, pilihan warna itu penting, dan kami menyediakan pilihan warna yang cocok untuk Bali,” ujar Burhan.
Philips Lighting Store Denpasar tidak hanya dirancang sebagai tempat penjualan. Konsep toko juga mengedepankan pengalaman konsumen, sehingga pengunjung dapat melihat langsung penerapan produk sekaligus berkonsultasi mengenai kebutuhan pencahayaan.
Dalam pembukaan tersebut, lebih dari 200 Stock Keeping Unit (SKU) diperkenalkan. Sekitar 40 persen produk yang dipasarkan juga telah diproduksi di Indonesia.
Untuk kategori lampu, Signify dan Philips masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar secara nasional, meski perusahaan tidak mengungkapkan angka pangsa pasar secara spesifik.
Sementara untuk kategori luminaire atau rumah lampu, perusahaan menilai masih terdapat ruang yang cukup besar untuk memperluas pangsa pasar.

Burhan mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dibukanya Philips Lighting Store. Selain memperluas pilihan konsumen, toko khusus ini juga menjadi kanal untuk menghadirkan produk yang tidak seluruhnya tersedia melalui jalur distribusi konvensional.
Dari sisi layanan, Philips menawarkan garansi hingga tiga tahun untuk produk tertentu. Sedangkan produk Ultra Bright memiliki usia pakai hingga 30.000 jam.
“Philips menawarkan garansi sampai dengan tiga tahun. Ini membuat peace of mind. Memang sedikit lebih mahal, tapi benefitnya banyak dan bergaransi tiga tahun,” pungkasnya. TS-01