Home Budaya Dari LPD untuk Krama, Tradisi Mepatung Ulam Bawi di Kedonganan Semakin Semarak
BudayaEkonimi

Dari LPD untuk Krama, Tradisi Mepatung Ulam Bawi di Kedonganan Semakin Semarak

Share
Foto2 Istimewa Semarak: Suasana Semarak "Mepatung Ulam Bawi" yang dilaksanakan LPD Desa Adat Kedonganan menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Foto2 Istimewa Semarak: Suasana Semarak "Mepatung Ulam Bawi" yang dilaksanakan LPD Desa Adat Kedonganan menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Share

Bali, todaysSpill.com
Ada yang istimewa di Desa Adat Kedonganan setiap menjelang Galungan. Bukan hanya bau bumbu dan daging yang menguar, tetapi juga hangatnya rasa kebersamaan. Tradisi “mepatung ulam bawi”, pembagian daging babi kepada krama desa, kembali digelar tahun ini oleh Labda Pacingkreman Desa (LPD) Kedonganan pada Senin (17/11/2025). Sebuah ritual yang telah menjadi momen pertemuan, pengingat gotong royong, dan pantulan kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi adat.

Baca Juga:  ITDC Luncurkan "Mandalika Suka-Suka"

Tahun ini, antusiasme meningkat. Sebanyak 4.500 warga menerima paket daging, bertambah 500 orang dari Galungan sebelumnya. Tidak kurang dari 11,25 ton daging babi dan 4,5 ton ayam dibagikan. Bukan hanya daging, setiap paket juga dilengkapi dana bumbu, memastikan setiap rumah bisa merayakan Galungan dengan sukacita dan kenyang rasa syukur.
Ketua LPD Kedonganan, AA Ngurah Windu Putra, menyebut peningkatan peserta ini sebagai bukti betapa kuatnya ikatan antara lembaga adat dan krama. “Ini bukan hanya tentang bagi daging. Ini tentang rasa memiliki, tentang kepercayaan yang dibangun dari hari ke hari,” ucapnya. Ia menekankan, pertumbuhan aset dan laba LPD hanya berarti ketika kembali ke masyarakat dalam bentuk yang nyata.
Di wantilan desa, proses pembagian berjalan rapi, melibatkan prajuru banjar dan Kelian Adat serta pengurus LPD Kedonganan. Prinsip Sagilik Saguluk, Sabayanntaka, Paras Paros Sarpanaya benar-benar diterapkan, tada beda antara krama tua, muda, atau tamiu. Selama memiliki dana mengendap—Rp200.000 bagi krama dan Rp10 juta bagi tamiu, semua mendapat bagian yang sama.

Wayan Sutarja, Bendesa Adat Kedonganan.

Pagi itu dimulai dengan penyerahan simbolis kepada para Kelian Banjar, dilanjutkan pemberian dana motivasi menuju HUT ke-25 LPD Kedonganan, Desember nanti. Untuk memeriahkan, Parade pagongan, ngelawar, kuis adat, hingga mejejahitan untuk sekaa teruna pun disiapkan. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi cara desa menjaga api tradisi tetap menyala.
“LPD bukan hanya tempat menabung dan meminjam. Mereka adalah fondasi adat di sini. Kita jaga bukan dengan angka, tapi dengan budaya dan rasa,” ujar Wayan Sutarja, Bendesa Adat Kedonganan. Baginya, tradisi ini adalah ruang untuk memupuk kebersamaan di tengah dunia yang semakin individualis.

Ketua LPD Kedonganan, AA Ngurah Windu Putra

Baca Juga:  Pembangunan Rampung, Pura Ibu Panti Dukuh Bualu Gelar Karya Agung

Galungan bukan hanya soal persembahan. Ia soal persembahan hati, soal tradisi yang tidak hanya dipertahankan, tapi dijalani dengan penuh rasa syukur, sehingga di Kedonganan, soliditas masyarakat akan tetap terjaga. TS-01

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Pembangunan Rampung, Pura Ibu Panti Dukuh Bualu Gelar Karya Agung

Bualu, TodaysSpill.com Setelah melalui proses pembangunan sejak 2023 hingga rampung pada 2025,...

Anom Gumanti Minta Doa Restu Jelang Puncak Karya di Mrajan Agung Arya Wang Bang Pinatih

Kuta, todaysSpill.com Suasana kebersamaan dan gotong royong mewarnai rangkaian upacara di Mrajan...