Buleleng, todaysSpill.com
Operasi pencarian korban banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng memasuki hari ketiga, Minggu (8/3/2026). Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di perairan Dencarik.
Korban yang ditemukan adalah Kadek Wahyu (12). Jasad bocah tersebut ditemukan sekitar pukul 15.42 Wita di perairan Dencarik, sekitar 3,5 kilometer dari lokasi rumah korban.
Sebelumnya, dalam dua hari pencarian, tim SAR bersama warga telah menemukan dua korban lainnya yakni Dewa Ketut Adi Suarjana (55) dan Komang Suci (44).
Koordinator Pos SAR Buleleng Kadek Donny menjelaskan, pencarian pada hari ketiga dilakukan dengan membagi tim ke dalam empat titik pencarian.
Sejak pagi, tim SAR laut sudah melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari Pantai Banjar menuju arah barat dengan melibatkan empat personel dari Pos SAR Buleleng dan Balawista. Sementara itu, rubber boat Polair Polres Buleleng dengan tiga personel melakukan penyisiran ke arah utara.
Di sisi lain, tim SAR darat menyisir sepanjang aliran Sungai Banjar hingga ke muara pantai, termasuk area sekitar lokasi ditemukannya korban pertama. Pencarian juga dibantu alat berat untuk mengangkat timbunan material besar yang terbawa banjir bandang.
Pada sorti pertama hingga pukul 11.40 Wita, tim yang menyisir laut kembali ke Pantai Banjar dengan hasil nihil. Pencarian kemudian dilanjutkan sorti kedua pukul 14.00 Wita, dengan penyisiran kembali dilakukan ke arah barat oleh Pos SAR Buleleng dan disusul penyisiran Polair Polres Buleleng ke arah timur pada pukul 15.07 Wita.
“Target akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.42 Wita di perairan,” jelas Donny.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna biru dan langsung diidentifikasi sebagai Kadek Wahyu. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Buleleng.
Setelah penemuan tersebut, tim SAR melaksanakan debriefing pada pukul 17.30 Wita. Operasi pencarian terhadap korban lainnya akan kembali dilanjutkan pada Senin pagi.
Operasi SAR hari ketiga ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI-Polri, BPBD Buleleng, PMI, Balawista, relawan SAR, mahasiswa pecinta alam, hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian. TS-01