Kuta, todaysSpill.com
Jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Tol Bali Mandara terus meningkat. PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT) mencatat sepanjang tahun 2025 sebanyak 20.278.229 kendaraan melintas di ruas tol tersebut, atau naik 10,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Rata-rata volume lalu lintas harian bahkan mencapai sekitar 55.863 kendaraan. Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di Bali Selatan sekaligus menegaskan peran strategis Tol Bali Mandara bagi aktivitas masyarakat maupun wisatawan.
Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang, Kamis (12/3/2026) mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menjelang rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 dan libur panjang Idul Fitri 1447 H.
Dalam rangka menghormati Hari Raya Nyepi, operasional Jalan Tol Bali Mandara akan ditutup sementara selama 32 jam, mulai Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 07.00 WITA.
Meski demikian, akses tol tetap dapat digunakan untuk keperluan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran, maupun kendaraan operasional penting lainnya dengan pendampingan pecalang atau instansi terkait.
Selama masa penutupan tersebut, petugas tol tetap disiagakan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar operasional.
Selain itu, PT JBT juga mendukung pelaksanaan Upacara Melasti yang akan digelar pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 05.00 WITA di Kawasan Pemelastian Desa Adat Pedungan.
Untuk mendukung kelancaran prosesi tersebut, perusahaan menurunkan Tim Mobile Customer Service serta berkoordinasi dengan Polsek Benoa, Ditlantas Polda Bali, dan Pecalang dalam pengaturan lalu lintas.
Selama prosesi berlangsung akan diterapkan rekayasa lalu lintas sementara berupa contra flow di akses Pelabuhan Benoa. Jalur dari Depo Pertamina menuju Pelabuhan Benoa akan digunakan masyarakat yang mengikuti upacara, sementara jalur dari Pelabuhan menuju Pesanggaran difungsikan sebagai jalur dua arah.
PT JBT juga menyiagakan petugas kebersihan dan ambulans di sejumlah titik strategis.
Di sisi lain, peningkatan jumlah pengguna tol juga menjadi perhatian menjelang libur panjang Idul Fitri 1447 H. Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas wisatawan, PT JBT membentuk Satgas Siaga Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026 yang akan bertugas mulai H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni 11 Maret hingga 1 April 2026.
Puncak arus lalu lintas diperkirakan terjadi pada 27 Maret 2026 dengan estimasi sekitar 57.375 kendaraan melintas di Jalan Tol Bali Mandara.
Sebagai bagian dari peningkatan layanan, PT JBT juga telah menambah dua Gardu Tol Otomatis (GTO) di Gerbang Tol Benoa yang mulai beroperasi sejak 22 Desember 2025.
Selain itu, perusahaan menyiagakan armada Mobile Customer Service, unit rescue, kendaraan derek, serta memastikan layanan operasional berjalan 24 jam penuh.
Pemeriksaan rutin terhadap kondisi jalan, penerangan, marka, hingga sistem drainase juga terus dilakukan guna memastikan keamanan pengguna jalan. Rambu tambahan dan pengawasan di titik rawan kecelakaan turut diperkuat untuk meminimalkan risiko selama periode libur panjang.
Untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol, PT JBT juga menghadirkan layanan One Call Center 133 sebagai pusat informasi dan pengaduan bagi pengguna jalan tol di lingkungan Jasa Marga Group.
“Atas nama seluruh jajaran Komisaris, Direksi, dan Karyawan PT Jasamarga Bali Tol, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga kedamaian dan kesejahteraan selalu menyertai kita semua,” ujar Adiputra Karang. TS-01