Home Bali Pencurian Meteran Air Marak di Kutuh
BaliHukRim

Pencurian Meteran Air Marak di Kutuh

Share
Foto: Istimewa Dicuri: Sejumlah meteran air milik warga Desa Kutuh dilaporkan hilang dicuri.
Foto: Istimewa Dicuri: Sejumlah meteran air milik warga Desa Kutuh dilaporkan hilang dicuri.
Share

Kutsel, todaysSpill.com
Aksi pencurian meteran air kembali meresahkan warga di wilayah Kuta Selatan. Dalam beberapa waktu terakhir, puluhan meteran air milik masyarakat di kawasan Desa Adat Kutuh dilaporkan raib digondol maling.
Selain merugikan warga, hilangnya meteran air tersebut juga menyebabkan air dari pipa sambungan mengalir tanpa kontrol sehingga terbuang percuma.

Baca Juga:  Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa di Banjar Adat Uma Kapal  

Bendesa Adat Kutuh, Jro Nyoman Mesir, mengaku geram dengan maraknya aksi pencurian yang terjadi di wilayahnya. Saat dihubungi pada Kamis (12/3/2026), ia menyayangkan kejadian tersebut yang terus berulang dan meminta masyarakat lebih waspada.
Menurutnya, salah satu penyebab meteran air mudah dicuri karena banyak warga memasangnya di luar pekarangan rumah. Bahkan ada yang menempatkannya cukup jauh dari rumah atau menumpang di pekarangan tetangga.
“Kesalahannya kadang pemasangan meteran air berada di luar pekarangan rumah. Bahkan ada yang jauh atau menumpang di tempat tetangga,” ujar Mesir.
Ia menjelaskan, sebagian warga memilih memasang meteran air di luar pekarangan karena biaya pemasangan menjadi lebih mahal jika posisi meteran berada di dalam area rumah. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan jarak dari pipa induk PDAM yang memengaruhi biaya instalasi.
“Kalau dipasang di dalam pekarangan biayanya bisa lebih mahal karena ada ketentuan jarak dari pipa induk,” jelasnya.
Namun menurut Mesir, kondisi tersebut justru membuka peluang bagi pelaku pencurian untuk beraksi. Karena itu ia menyarankan agar masyarakat mulai mempertimbangkan pemasangan meteran air di dalam pekarangan rumah demi meningkatkan keamanan.

Baca Juga:  Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

Ia juga menilai perlu adanya evaluasi dari pihak terkait agar sistem pemasangan meteran air dapat dibuat lebih aman sehingga tidak memberi celah bagi pelaku pencurian.
Sejauh ini, berdasarkan informasi dari masyarakat, kasus kehilangan meteran air tersebut terjadi di beberapa titik di wilayah Desa Kutuh. Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. TS-01

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Air Mata dan Doa untuk Korban Bom BaliGround Zero Tempat Duka dan Harapan Perdamaian Bertemu

Kuta, todaysSpill.com Air mata tak terbendung ketika bunga diletakkan untuk mengenang para...

Pembangunan Rampung, Pura Ibu Panti Dukuh Bualu Gelar Karya Agung

Bualu, TodaysSpill.com Setelah melalui proses pembangunan sejak 2023 hingga rampung pada 2025,...

Anom Gumanti Minta Doa Restu Jelang Puncak Karya di Mrajan Agung Arya Wang Bang Pinatih

Kuta, todaysSpill.com Suasana kebersamaan dan gotong royong mewarnai rangkaian upacara di Mrajan...