Mataram, todaysSpill.com
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tak hanya menghadirkan persaingan para pembalap terbaik dunia. Ajang balap bergengsi yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit juga dipastikan kembali menjadi ruang pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan ribuan tenaga kerja lokal dan ratusan pelaku UMKM.
Keseriusan mempersiapkan ajang tersebut ditunjukkan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC Group bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melalui penguatan koordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (5/8), guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Warokka, mengatakan MotoGP Indonesia kini telah berkembang menjadi penggerak ekonomi yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan sekadar ajang olahraga internasional, tetapi telah menjadi motor penggerak pariwisata dan ekonomi daerah maupun nasional. Kami ingin manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dilibatkan, dengan sekitar 67 persen berasal dari Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, sebanyak 202 UMKM kuliner dan kerajinan ikut berpartisipasi secara langsung, sementara lebih dari 600 UMKM lainnya memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas wisata di sekitar kawasan Mandalika.
Dampak positif juga dirasakan sektor pariwisata. Tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen, sedangkan hotel di Kota Mataram rata-rata terisi hingga 90 persen. Tingginya antusiasme penonton bahkan mendorong penambahan 44 penerbangan ekstra menuju Nusa Tenggara Barat.
Keberhasilan penyelenggaraan MotoGP sebelumnya juga berdampak pada meningkatnya investasi di kawasan The Mandalika yang hingga 2025 telah mencapai Rp713 miliar. Sementara secara nasional, ajang ini menghasilkan multiplier effect ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp4,96 triliun.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, ITDC menargetkan lebih dari 145 ribu penonton hadir di Mandalika. Berbagai kegiatan pendukung juga telah disiapkan, mulai dari Hero Walk, Opening Ceremony, Festival Pertamina Grand Prix of Indonesia, Mandalika Street Food Festival, Riders Goes to School, hingga aktivitas yang melibatkan komunitas dan pelaku UMKM lokal.
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan pihaknya siap mendukung penuh penyelenggaraan MotoGP melalui sistem pengamanan yang profesional dan adaptif.
Menurutnya, evaluasi penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi dasar untuk menyempurnakan pengamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi pembalap, tim, wisatawan, maupun masyarakat.
Dengan semakin besarnya keterlibatan masyarakat lokal, MotoGP Mandalika kini bukan hanya menjadi kebanggaan Indonesia di panggung olahraga dunia, tetapi juga menjadi momentum memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. TS’01