Home Pariwisata Arya Dharmayasa, Dari Bar Ubud ke Panggung Dunia
Pariwisata

Arya Dharmayasa, Dari Bar Ubud ke Panggung Dunia

Membawa Filosofi Bali dalam Segelas Koktail

Share
Foto2 Istimewa Arya Dharmayasa yang baru saja dinobatkan sebagai Indonesia Regional Winner kompetisi #HennessyMyWay 2025.
Foto2 Istimewa Arya Dharmayasa yang baru saja dinobatkan sebagai Indonesia Regional Winner kompetisi #HennessyMyWay 2025.
Share

Ubud, todaysSpill.com
Di sebuah bar di Ubud, di balik meja penuh rempah, tumbuhan, dan botol kaca, Arya Dharmayasa menemukan cara unik untuk menceritakan Bali pada dunia. Bar Manager Syrco BASÈ ini baru saja dinobatkan sebagai Indonesia Regional Winner kompetisi #HennessyMyWay 2025, dan dalam hitungan minggu ia akan terbang ke Prancis untuk mewakili Indonesia di kancah internasional.

“Rethink with Hennessy”: Sebuah Koktail dengan Jiwa

Arya memenangkan hati para juri lewat kreasi koktail khasnya, “Rethink with Hennessy”. Namun lebih dari sekadar minuman, koktail ini adalah manifestasi filosofi hidup: setiap tetesnya lahir dari kesadaran bahwa keputusan sekecil apa pun memberi dampak pada lingkungan dan masyarakat.
“Kami tidak menolak kemajuan,” ujar Arya. “Tapi kita harus menjaga alam, tradisi, dan budaya yang membuat Bali unik. Lewat koktail ini saya ingin mengajak orang berhenti sejenak, lalu berpikir ulang: apa peran kita dalam menjaga masa depan Bali?”
Menggunakan bahan lokal, teknik ramah lingkungan, dan penyajian yang terinspirasi ritual budaya, Arya tidak sekadar meracik rasa. Ia menenun cerita, tentang warisan leluhur, tentang hubungan manusia dengan alam, dan tentang tanggung jawab generasi muda Bali.

Harmoni Tradisi dan Inovasi

Keunikan Rethink with Hennessy tak hanya pada rasa dan visualnya, melainkan pada filosofi yang sejalan dengan roh Syrco BASÈ: Traceability, Nature, Transparency (TNT). Restoran fine dining yang dipimpin oleh chef berbintang Michelin Syrco Bakker, menempatkan keberlanjutan dan keterhubungan dengan alam sebagai pilar utama.
Sebagaimana Syrco BASÈ memastikan setiap bahan memiliki cerita asal-usul dan integritas, Arya pun menciptakan koktail yang bukan sekadar minuman, tetapi simbol keterhubungan antara inovasi modern dengan akar tradisi.

Baca Juga:  Kolaborasi Jaga Sawah Bali Pelepasan Burung Hantu Jadi Solusi Alami Atasi Hama Tikus di Bongkasa

Perjalanan dari Ubud Menuju Panggung Dunia

Bagi Arya, kemenangan ini adalah buah dari perjalanan panjang bersama tim Syrco BASÈ. Restoran ini bukan sekadar tempat makan, melainkan culinary hub di mana chef, mixologist, artisan, hingga petani lokal saling terhubung.
“Lingkungan di Syrco BASÈ sangat mendukung kami untuk bereksperimen dan berkembang,” kata Arya. “Saya belajar bahwa kreativitas harus berjalan bersama tanggung jawab.”
Chef Michelin Syrco Bakker pun menegaskan hal yang sama. “Arya adalah contoh nyata dari semangat Syrco BASÈ. Dedikasi dan pendekatannya yang penuh kesadaran sangat menginspirasi. Kami bangga ia bisa membawa nilai-nilai ini ke dunia,” ungkapnya.

Photos/Courtesy Arya Dharmayasa, Bar Manager at Syrco BASÈ Ubud, heads to France this October for the #HennessyMyWay Global Finals.
Photos/Courtesy
Arya Dharmayasa, Bar Manager at Syrco BASÈ Ubud, heads to France this October for the #HennessyMyWay Global Finals.

Bali, Modernisasi, dan Tanggung Jawab Generasi Baru

Prestasi Arya muncul di tengah dinamika Bali yang terus mencari titik seimbang antara modernisasi pariwisata dan pelestarian alam serta budaya. Lewat karyanya, Arya mengingatkan bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan identitas.
Filosofi yang ia pegang teguh—conscious living, regenerasi komunitas, dan keberlanjutan—menjadi pesan kuat bagi generasi muda Bali. Bahwa di tengah gemerlap bar dan restoran kelas dunia, ada cara untuk tetap setia menjaga bumi dan warisan budaya.

 

Menuju Kompetisi Global di Prancis

Pada 27 Oktober 2025, Arya akan bersaing dengan bartender paling visioner dari seluruh dunia di ajang #HennessyMyWay Global Finals. Di sana, ia tak hanya membawa keterampilan mixology, tetapi juga kisah Bali: pulau yang kaya budaya, sarat spiritualitas, dan tengah berjuang menjaga keseimbangannya.
Apapun hasilnya nanti, Arya telah menorehkan langkah penting. Dari bar di Ubud, ia kini menjadi wajah baru Indonesia di panggung dunia, membuktikan bahwa segelas koktail bisa menjadi medium untuk bercerita tentang alam, budaya, dan masa depan. TS-01

Baca Juga:  Sthala Ubud Presents “Evening Melodies” with Balawan on Saraswati Night
Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Mamaka Fun Run Vol. 3 Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan Mental

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui Mamaka...

ITDC and BSI Strengthen the Role of Nurul Bilad Mosque as a Center for Worship and Social Life in The Mandalika

The Mandalika, todaysSpill.com PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), also known as InJourney...