Home Bali BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Bayarkan Klaim Hampir Rp478 Miliar
BaliEkonimi

BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Bayarkan Klaim Hampir Rp478 Miliar

Perlindungan Pekerja Terus Diperluas

Share
Foto Istimewa Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar Adventus Edison Souhuwat.
Foto Istimewa Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar Adventus Edison Souhuwat.
Share

Denpasar, todaysSpill.com
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar tidak hanya memperluas jumlah peserta, tetapi juga menunjukkan besarnya manfaat yang telah dirasakan para pekerja. Hingga 30 Juni 2026, lembaga tersebut telah membayarkan klaim hampir Rp478 miliar kepada peserta, seiring dengan jumlah pekerja yang terlindungi mencapai 644 ribu orang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat, mengatakan perlindungan tersebut telah mencapai 76 persen dari target kepesertaan tahun 2026 yang ditetapkan sebanyak 839 ribu pekerja.

Selain itu, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Denpasar kini telah menyentuh 50,24 persen. Artinya, lebih dari separuh angkatan kerja ber-KTP Denpasar telah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan, baik pekerja formal, informal, pekerja migran Indonesia (PMI), maupun pekerja jasa konstruksi.

Baca Juga:  The Unorthodox Solution to the World’s Migration Woes

“Kira-kira 50,24 persen angkatan kerja ber-KTP Denpasar sudah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Adventus, Rabu (22/7/2026)

Dari total klaim yang dibayarkan, Program Jaminan Hari Tua (JHT) masih menjadi yang terbesar dengan nilai sekitar Rp359 miliar.

“Memang masih didominasi program Jaminan Hari Tua karena rata-rata pekerja kontrak setelah selesai bekerja mencairkan JHT, kemudian bekerja lagi dan kembali didaftarkan perusahaan,” jelasnya.

Tak hanya memberikan santunan, BPJS Ketenagakerjaan juga telah menyalurkan beasiswa senilai Rp1,8 miliar kepada 353 anak peserta yang orang tuanya meninggal dunia, baik akibat kecelakaan kerja maupun meninggal biasa. Bantuan pendidikan diberikan mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.

Menurut Adventus, program tersebut menjadi bukti bahwa manfaat BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya dirasakan pekerja, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan.

“Anak-anaknya walaupun kehilangan tulang punggung keluarga, mereka masih bisa sekolah dan melanjutkan pendidikan. Inilah manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Dari sisi kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Denpasar mencatat 16.871 badan usaha telah terdaftar. Pekerja sektor formal yang terlindungi mencapai sekitar 357 ribu orang atau 87 persen dari target, sedangkan pekerja sektor informal sebanyak 212 ribu orang atau 67 persen dari target.

Sementara itu, pekerja jasa konstruksi yang telah terlindungi mencapai sekitar 57.400 orang atau 87 persen dari target, sedangkan peserta dari kalangan Pekerja Migran Indonesia sebanyak 16 ribu orang atau 31 persen dari target.

Baca Juga:  Tim SAR Lakukan Pencarian WNA China Terseret Arus Pantai Nyang-Nyang

Adventus mengakui perluasan kepesertaan di sektor informal masih menjadi tantangan terbesar karena banyak pekerja mandiri yang belum terlindungi.

“Kalau pekerja formal rata-rata sudah terlindungi, kecuali usaha mikro. Yang masih membutuhkan upaya lebih adalah pekerja bukan penerima upah atau sektor informal,” ujarnya.

Hingga pertengahan tahun, BPJS Ketenagakerjaan Denpasar juga telah menghimpun iuran sekitar Rp759 miliar, atau sekitar 50 persen dari target tahunan sebesar Rp1,5 triliun.

Selain itu, BPJS terus mendorong pemanfaatan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa fasilitas pembiayaan perumahan. Sampai 10 Juli 2026, realisasi MLT tercatat sembilan pengajuan dengan nilai pembiayaan sekitar Rp4,1 miliar.

Meski sejumlah indikator menunjukkan capaian positif, BPJS Ketenagakerjaan Denpasar tetap menargetkan perlindungan terhadap 839 ribu pekerja hingga akhir tahun.
Mengingat masih ada waktu sampai Desember, pihaknya optimistis target tersebut bisa dicapai melalui optimalisasi di seluruh segmen pekerja. TS-01

Share

Don't Miss

Bertahan Semalaman di Atas Karang

Kutsel, todaysSpil.com Malam panjang penuh ketegangan harus dilalui dua buruh proyek yang terjebak di bawah tebing setinggi sekitar 100 meter di kawasan Pura...

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Laris Manis, Early Bird Sold Out dalam Sepekan

Jakarta, TodaysSpill.com Antusiasme masyarakat terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika International Circuit terus meningkat. Seluruh tiket Early Bird dilaporkan habis...

Related Articles

Kripto Dinilai Punya Potensi Besar, Bali Jadi Pasar Strategis Adopsi Web3

Mangupura, todaysSpill.com Perkembangan aset kripto dan teknologi Web3 di Bali dinilai memiliki...

BPJS Ketenagakerjaan Bersama HDCI Perkuat Perlindungan 5.000 Ojol

Ungasan, todaysSpill.com BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja...

Bukan Sekadar Lomba, Pecatu Tanamkan Makna Kemerdekaan kepada Generasi Muda

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta...

Bukan Sekadar Razia Vila, Puspa Negara Dorong Sensus Khusus dan Pembinaan Pelaku Usaha

Kuta, todaysSpill.com Penertiban vila yang diduga belum mengantongi izin di Kabupaten Badung...