Home Bali Dari Bar ke Workshop di 69 Bar & Resto Kuta
BaliPariwisata

Dari Bar ke Workshop di 69 Bar & Resto Kuta

Sajikan Pengalaman Unik ke Wisatawan

Share
Foto/Ist Belajar Menggulung Cerutu: Suasana belajar membuat cerutu dalam acara “Local Pride Collaboration” di Kuta.
Foto/Ist Belajar Menggulung Cerutu: Suasana belajar membuat cerutu dalam acara “Local Pride Collaboration” di Kuta.
Share

Kuta, TodaysSpill.com
Wisata malam di Bali kini tak lagi sebatas musik dan minuman. Di 69 Bar & Resto Kuta-Bali, Jumat (22/8/2025) malam, pengunjung mendapat sesuatu yang lebih dan unik. Yakni kesempatan merasakan langsung kekayaan budaya dan produk lokal lewat event “Local Pride Collaboration.”
Dentuman musik DJ berpadu dengan irama full band, sementara di sudut ruangan, wisatawan asing terlihat serius menggulung daun tembakau. Malam itu, bar berubah menjadi ruang belajar dadakan, workshop membuat cerutu, sesi mixology khas Bali, hingga pameran kuliner lokal.
“Ini bukan sekadar pesta malam. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda, bagaimana wisatawan bisa merasakan langsung identitas Bali lewat produk lokal,” kata Ketut Darmayasa, General Manager Grand Istana Rama Hotel Kuta.

Ketut Darmayasa, General Manager Grand Istana Rama Hotel Kuta ikut ambil bagian dalam belajar membuat cerutu.

Selama ini, pariwisata Bali kerap identik dengan pantai, sunset, atau beach club. Namun “Local Pride Collaboration” membuka perspektif baru, wisata pengalaman. Bukan hanya melihat, tapi ikut terlibat.
“Wisatawan datang bukan hanya untuk foto atau panorama. Mereka ingin pulang dengan cerita, dengan pengalaman yang melekat. Itulah yang ditawarkan acara ini,” lanjut Darmayasa.
Salah satu atraksi yang paling menyedot perhatian adalah workshop Pranada Cigar. Di meja kayu, daun tembakau kering dibentangkan, dipotong, lalu digulung hingga berbentuk rapi. Bagi banyak wisatawan asing, pengalaman ini terasa langka, jauh dari aktivitas tur mainstream.
“Cerutu bukan lagi simbol elit. Kami ingin siapa saja bisa menikmatinya dengan harga terjangkau,” ujar Komang Ongky Pranadhita, pendiri Pranada Cigar asal Buleleng.
Cerutu kreasinya dibanderol mulai Rp10 ribu per batang hingga jutaan rupiah, tergantung varian. Menurut Ongky, wisatawan asing biasanya memilih yang Rp100 ribu per batang, baik untuk dinikmati di Bali maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
“Kualitasnya tidak kalah dengan cerutu Kuba. Justru tembakau Indonesia punya cita rasa khas rempah yang membuatnya berbeda,” tambahnya.

Baca Juga:  Hari Kesembilan Pencarian, Tiga Jenazah yang Ditemukan Berhasil Terungkap Identitasnya

Selain workshop, pengunjung juga dimanjakan dengan kuliner khas, signature drink hasil racikan bartender Bali, dan suguhan musik yang membangun suasana hangat.
Bagi Putu Robby Rudita, Food and Beverage Manager Grand Istana Rama, acara ini menjadi cara untuk menegaskan bahwa hospitality Bali tak bisa lepas dari produk lokal.
“Ini soal kebanggaan. Bagaimana kita mengangkat identitas lokal ke panggung global,” tegasnya.
“Local Pride Collaboration” seolah menegaskan arah baru pariwisata Bali, berbasis pengalaman, berakar pada produk lokal.
Di tengah kompetisi global, Bali tak hanya menjual pantai dan resort mewah. Ia juga menawarkan sesuatu yang tak bisa digantikan, pengalaman otentik yang lahir dari tangan, rasa, dan kreativitas masyarakat lokal.
Seperti malam itu di Kuta, ketika bar, musik, dan cerutu menjadi satu cerita yang akan dibawa pulang oleh wisatawan ke penjuru dunia. TS-01

Produk Lokal: Para bartender melakukan mixology menggunakan produk lokal.

 

 

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Mamaka Fun Run Vol. 3 Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan Mental

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui Mamaka...

Air Mata dan Doa untuk Korban Bom BaliGround Zero Tempat Duka dan Harapan Perdamaian Bertemu

Kuta, todaysSpill.com Air mata tak terbendung ketika bunga diletakkan untuk mengenang para...