Home Olahraga Do Gyeongdong Raih Emas di Sabel Putra Kejuaraan Anggar Asia 2025
Olahraga

Do Gyeongdong Raih Emas di Sabel Putra Kejuaraan Anggar Asia 2025

Share
Foto/Ist Emas: Do Gyeongdong yang berjaya menyabet gelar nomor senjata sabel putra setelah di partai puncak menaklukkan wakil dari China, Chenpeng Shen.
Foto/Ist Emas: Do Gyeongdong yang berjaya menyabet gelar nomor senjata sabel putra setelah di partai puncak menaklukkan wakil dari China, Chenpeng Shen.
Share

Nusa Dua, todaysSpill.com
Do Gyeongdong membuktikan dirinya bukan hanya jago saat bertarung di  beregu namun juga digdaya saat berjuang di nomor perseorangan. Ini dibuktikan atlet Korea Selatan berusia 25 tahun ini pada Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali International Convention Centre, The Westin Resort, Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (17/6/2025).
Do berjaya menyabet gelar nomor senjata sabel putra setelah di partai puncak menaklukkan wakil dari China, Chenpeng Shen. Do merebut medali  emas sedangkan Shen harus puas dengan perak. Dua wakil dari Jepang, Kaito Streets dan Mao Kokubo meraih perunggu.
“Waduh berat. Dia bermain sangat bagus sehingga saya harus konsentrasi betul sejak awal hingga akhir pertandingan,” kata Do sambil melayani serbuan para pendukungnya yang mengucapkan selamat dan minta berfoto.
Memang dalam pertarungan final, Do mendapat dukungan luar biasa dari rekan-rekan satu timnya dan orang-orang Korea Selatan yang tinggal dan datang ke Pulau Dewata. Tidak mengherankan bila setiap Do meraih poin teriakan pendukung Korea menggema di tribun. Apalagi setelah Do memastikan diri meraih gelar juara, para pendukungnya selain berteriak juga mengibarkan bendera kecil Korea Selatan.
Do sangat berterima kasih kepada dukungan seluruh anggota tim dari Negeri Ginseng yang begitu kompak sejak selama persiapan hingga Kejuaraan Anggar Asia berlangsung di Bali. Lebih spesial lagi, Do memberikan apresiasi kepada para warga Korsel dan mungkin ada warga Indonesia dan Bali yang turut mendukungnya.
“Terima kasih untuk seluruh tim kami dan masyarakat Korea yang telah hadir mendukung saya. Oh ya terima kasih juga untuk masyarakat Indonesia dan Bali yang ramah. Saya senang bermain di sini,” ujar Do, kelahiran Yeongcheon, 19 Agustus 1999.
Bagi Do, sukses merebut gelar di Bali ini menjadi penghias keberhasilan meraih emas sabel beregu putra di Olimpiade Paris 2024. Dia mengatakan dua gelar itu sama-sama penting walaupun dengan rasa berbeda.
“Sama penting dan spesial. Tapi kali ini rasanya lain karena ini di nomor perseorangan. Hasil perjuangan yang ditentukan oleh kemampuan sendiri,” celetuknya sambil melengos menemui fansnya yang minta berfoto.
Setelah berjaya di olimpiade dan kejuaraan Asia, Do mengaku belum mau berhenti mengejar yang lebih baik lagi. Dia bertekad untuk bisa menjadi peraih emas nomor perseorangan di Olimpiade Los Angeles 2028. Tekad yang katanya harus diwujudkan dengan latihan lebih keras dan disiplin lagi.
Ketika ditanya tentang pelaksanaan Kejuaraan Asia kali ini, Do mengatakan semuanya berjalan dengan baik. Apalagi diadakan di Bali yang sudah dikenal dunia dan sudah banyak dikenal warga Korea.
“Saya juga ingin menikmati keindahan Bali. Mudah-mudahan ada waktu untuk liburan beberapa hari di sini. Saya ingin ke Kuta lihat sunset,” ungkapnya.
Kalau saat wawancara dan bertemu dengan para pendukungnya Do tampak ramah dan lembut serta penuh senyum namun ketika di tempat pertandingan dia tampil garang dan agresif. Hal ini ditunjukkanya ketika melawan Shen di final.
Begitu wasit memberi komanda mulai, Do langsung menekan dengan gerakan yang mantap menusuk lawan. Poin pun langsung diraihnya untuk unggul 2-0.
Shen yang semula sempat kaget namun secara perlahan mampu bangkir untuk menyamakan kedudukan 2-2. Kejar mengejar angka terus terjadi hingga terjadi imbang beberapa kali, 3-3, 4-4, 5-5, 7-7, 9- 9, 12-12.
Namun kemudian Do tidak tertahan lagi. Lewat penampilannya yang terus menekan, Do meraih tiga poin berikut untuk unggul 15-13 dan menang.
“Tidak ada persiapan khusus karena saya berlatih setiap hari. Saya harus bisa terus menjaga kondisi yang meningkatkan kemampuan. Ini perlu disiplin dari diri saya,” tuturnya. TS-01

Baca Juga:  Mandalika Street Food Festival Vol. 2 Targets 15,000 Visitors, with Local MSMEs and Communities Taking Part
Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

Mamaka Fun Run Vol. 3 Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan Mental

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui Mamaka...

ITDC and BSI Strengthen the Role of Nurul Bilad Mosque as a Center for Worship and Social Life in The Mandalika

The Mandalika, todaysSpill.com PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), also known as InJourney...

High Spectator Enthusiasm as Tickets for the Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sell Out

The Mandalika, todaysSpill.com The opening day of the Pertamina Grand Prix of...

Indonesian Heroes Mario Aji and Veda Pratama: A Long Journey to the World Stage, United in Mandalika

The Mandalika, todaysSpill.com Two of Indonesia’s proudest motorcycle racing talents, Mario Suryo...