Home Budaya I Nyoman Suardika Kembali Pimpin Banjar Perarudan, Sinergi dan Kolaborasi Tokoh Muda di Jimbaran
Budaya

I Nyoman Suardika Kembali Pimpin Banjar Perarudan, Sinergi dan Kolaborasi Tokoh Muda di Jimbaran

Share
Foto Istimewa Kelian Adat Banjar Perarudan, Nyoman Suardika dan Kaling Perarudan, Made Dharmayasa
Foto Istimewa Kelian Adat Banjar Perarudan, Nyoman Suardika dan Kaling Perarudan, Made Dharmayasa
Share

Jimbaran, todaysSpill.com
Semangat kebersamaan dan kolaborasi generasi muda di wilayah Jimbaran kembali menguat dengan terpilihnya I Nyoman Suardika sebagai Kelian Adat Banjar Perarudan untuk masa bakti selanjutnya. Suardika, yang dikenal sebagai sosok berpengalaman sekaligus terbuka terhadap inovasi, dipercaya kembali memimpin adat setelah melalui proses pemilihan yang berlangsung aman dan penuh kekeluargaan, Minggu (9/11/2025).

Sebelumnya, dalam pemilihan Kepala Lingkungan (Kaling), masyarakat Jimbaran juga mempercayakan jabatan tersebut kepada I Made Dharmayasa, seorang tokoh muda yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan. Terpilihnya dua sosok ini dianggap sebagai momentum penting bagi masyarakat Banjar Perarudan untuk melangkah maju melalui sinergi lintas generasi.

Dalam sambutannya, I Nyoman Suardika menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran adat dalam pembangunan masyarakat yang harmonis dan berdaya saing.

“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh krama Banjar Perarudan. Kami ingin memastikan adat tetap kokoh, sambil terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya,” ujar Suardika.

I Nyoman Suardika

Sementara itu, I Made Dharmayasa menyambut baik terpilihnya kembali I Nyoman Suardika. Ia menyatakan siap berkolaborasi untuk menciptakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang lingkungan, kepemudaan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

“Kolaborasi ini akan menjadi kunci kemajuan. Dengan sinergi antara tokoh senior dan generasi muda, Banjar Perarudan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Jimbaran,” ungkap Dharmayasa.

Masyarakat setempat menyambut positif hasil kedua pemilihan ini. Mereka berharap kolaborasi antara dua tokoh ini dapat membawa angin segar dalam tata kelola adat dan lingkungan, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah perkembangan pesat kawasan Jimbaran.

I Made Dharmayasa

Dengan semangat menyama braya dan gotong royong, sinergi antara I Nyoman Suardika dan I Made Dharmayasa diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Banjar Perarudan ke depan. TS-01

Baca Juga:  Disuport Desa Adat Bualu, Warga Celuk Gaspol Tangani Sampah dari Sumber

Share

Don't Miss

Ratusan Tamu Internasional Sambut Keheningan Nyepi Lewat The Last Echoes di Bambu Indah

Ubud, todaysSpill.com Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, sekitar 200 tamu dari berbagai negara berkumpul di Bambu Indah, Ubud, dalam sebuah pertemuan internasional bertajuk...

The Last Echoes at Bambu Indah: 200 International Guests Mark the Final Night Before Nyepi’s Silence

Ubud, todaysSpill.com Ahead of the sacred silence of Nyepi Day, around 200 guests from various countries gathered at Bambu Indah in Ubud for...

Related Articles

Collaborative Effort to Protect Bali’s Rice Fields Owl Release Becomes Natural Solution to Control Rats in Bongkasa

Bongkasa, todaysSpill.com Efforts to preserve the environment and protect Bali’s agricultural landscape...

Disuport Desa Adat Bualu, Warga Celuk Gaspol Tangani Sampah dari Sumber

Nusa Dua, todaysSpill.com Perubahan besar dalam penanganan sampah di Kuta Selatan ternyata...

Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa di Banjar Adat Uma Kapal  

Mangupura, todaysSpill.com Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Karya...

Satu Bumi, Satu Keluarga: Kontemplasi Nyepi di Tengah Riuh Dunia dan Semangat Saka Bhoga Sevanam

Momentum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret...