Home Bali Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa di Banjar Adat Uma Kapal  
BaliBudaya

Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa di Banjar Adat Uma Kapal  

Share
Foto/Ist Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa, Tawur Madya dan Padudusan Alit di Banjar Adat Uma Kapal, Kelurahan Kapal, Mengwi.
Foto/Ist Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa, Tawur Madya dan Padudusan Alit di Banjar Adat Uma Kapal, Kelurahan Kapal, Mengwi.
Share

Mangupura, todaysSpill.com
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa, Tawur Madya dan Padudusan Alit di Banjar Adat Uma Kapal, Kelurahan Kapal, Mengwi, pada Minggu (29/3).

Upacara suci ini dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Tumbak Bayuh. Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Provinsi Bali Wayan Bawa, anggota DPRD Badung Made Suwardana, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan, Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana, jajaran prajuru Desa Adat Kapal, serta krama Banjar Adat Uma.

Baca Juga:  Badung Regent Outlines 2026 Budget Priorities

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong krama sehingga rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar. “Pelaksanaan yadnya ini tidak hanya menjadi wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Ia mengimbau agar warga mulai memilah sampah dari tingkat rumah tangga guna mencegah permasalahan lingkungan sekaligus menghindari potensi sanksi hukum.

Baca Juga:  Bupati Secara Resmi Buka PKB Ke-47 Kabupaten Badung

Hal ini sejalan dengan kebijakan pembatasan pengiriman sampah ke TPA Suwung per 1 April mendatang, yang nantinya hanya akan menerima sampah residu. Masyarakat diharapkan mampu mengelola sampah organik dan anorganik secara mandiri. “Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar pengelolaan sampah dapat berjalan optimal dan menjadi budaya berkelanjutan,” tegasnya seraya mengajak seluruh krama untuk bersama-sama mendoakan terciptanya kedamaian dunia, khususnya bagi negara-negara yang tengah dilanda konflik agar segera mencapai perdamaian.

Sementara itu, Perwataka Karya, I Ketut Catur Sanjaya, melaporkan bahwa pelaksanaan Yadnya ini merupakan tindak lanjut dari hasil paruman (rapat) krama Banjar Adat Uma. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan berdasarkan tuntutan para pelingsir banjar serta Bendesa Adat Kapal.

Dikatakan pula bahwa upacara ini digelar menyusul tuntasnya pembangunan Balai Banjar Uma. Mengingat karya serupa terakhir kali dilaksanakan 30 tahun silam, krama memandang perlu untuk kembali menggelar Yadnya suci ini. Tujuan utamanya adalah untuk Ngadegang Ida Ratu Betara Begawan Penyarikan yang berstana di Balai Banjar Uma, sekaligus menyucikan bangunan balai banjar yang baru serta gedung serbaguna di wilayah Dukuh.

Baca Juga:  Bali Royal Chili Festival 2025 Taste 70 Royal Sambals on One Table

Sebelum menuju puncak acara pada 2 April mendatang, sejumlah rangkaian upacara telah dilaksanakan, diantaranya upakara matur piuning dan nunas tirta di Pura Desa Adat Kapal serta beberapa Pura lainnya di lingkungan Desa Adat Kapal. TS-01

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Air Mata dan Doa untuk Korban Bom BaliGround Zero Tempat Duka dan Harapan Perdamaian Bertemu

Kuta, todaysSpill.com Air mata tak terbendung ketika bunga diletakkan untuk mengenang para...

Pembangunan Rampung, Pura Ibu Panti Dukuh Bualu Gelar Karya Agung

Bualu, TodaysSpill.com Setelah melalui proses pembangunan sejak 2023 hingga rampung pada 2025,...