Home Bali Dari Upacara Bendera hingga Gelak Tawa, Begini Meriahnya 17 Agustusan di Pecatu
BaliPariwisataPendidikan

Dari Upacara Bendera hingga Gelak Tawa, Begini Meriahnya 17 Agustusan di Pecatu

Share
Foto/Ist Khidmat: Upacara Bendera Hut RI di Pecatu yang berlangsung khidmat.
Foto/Ist Khidmat: Upacara Bendera Hut RI di Pecatu yang berlangsung khidmat.
Share

Pecatu, TodaysSpill.com

Desa Pecatu merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan cara istimewa. Sejak pagi, ratusan warga sudah memadati Lapangan Beji Mandala untuk mengikuti upacara bendera yang berlangsung khidmat. Suasana semakin semarak ketika para tokoh masyarakat hadir mengenakan pakaian adat Bali, memberi nuansa sakral sekaligus mempertegas identitas budaya lokal.

Dalam momen tersebut, panitia juga menyerahkan hadiah lomba serangkaian HUT ke-67 Provinsi Bali dan HUT RI ke-80 yang sebelumnya digelar pada 9, 10, dan 14 Agustus. Suasana makin hangat karena perayaan di Pecatu bertepatan dengan pencapaian membanggakan, desa ini dinobatkan sebagai Juara II Lomba Desa Tingkat Kabupaten Badung yang diserahkan di Puspem Badung.
Tak berhenti di situ, sore harinya panggung perayaan berubah menjadi arena penuh gelak tawa.

Karang Taruna Pecatu menghadirkan aneka lomba hiburan yang melibatkan semua kalangan, anak-anak, ibu-ibu PKK, hingga tokoh masyarakat. Bahkan Perbekel Pecatu Made Karyana Yadnya beserta istrinya ikut larut dalam permainan, bersama mahasiswa Universitas Udayana (Unud) dan Universitas Hindu Negeri (UNHN) yang sedang KKN di desa tersebut.

Seru: Lomba Hiburan yang berlangsung seru Perayaan Hut RI di Pecatu.

“Perayaan tahun ini bukan sekadar upacara dan lomba. Kami ingin menjadikannya panggung kolaborasi antara warga, mahasiswa, pelaku wisata, dan generasi muda,” ujar Karyana. Menurutnya, HUT RI ke-80 adalah momentum untuk membangun kesadaran bersama menghadapi tantangan zaman, lingkungan, kesehatan, dan keamanan.
Salah satu langkah nyata adalah peluncuran program penilaian pengelolaan sampah di sekolah, rumah tangga, dan usaha wisata. Penilaian dilakukan diam-diam, lalu warga yang konsisten mengelola sampah dengan baik diberikan penghargaan. Program ini akan berjalan rutin setiap tiga bulan sekali.
Bagi Desa Pecatu, kemerdekaan bukan hanya soal mengenang perjuangan masa lalu. Lebih dari itu, kemerdekaan adalah kerja kolektif lintas generasi, memberi ruang bagi anak muda untuk berekspresi, menjaga lingkungan, dan memperkuat solidaritas sosial.
HUT ke-80 RI di Pecatu pun berakhir dengan senyum puas. Ada rasa bangga, ada gelak tawa, dan ada tekad baru, membawa Pecatu menjadi desa yang sehat, aman, dan berkelanjutan. TS-01

Baca Juga:  Pekerja yang Terjatuh di Sungai Ayung Ditemukan Meninggal

 

 

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

HUT ke-57 ST Dharma Pertiwi Pecatu Berlangsung Meriah, Dimeriahkan KISS BAND, Oka Liku x Gek Rempong hingga DJ Performance

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Sekaa Teruna (ST) Dharma...

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Mamaka Fun Run Vol. 3 Combines Sports and Mental Health Education

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts is expanding its contribution to the...

Mamaka Fun Run Vol. 3 Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan Mental

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui Mamaka...