Mangupura, todaysSpill.com
Peninsula Island di kawasan The Nusa Dua tengah dipersiapkan menjadi ruang publik ikonik sekaligus magnet baru bagi penyelenggaraan berbagai agenda wisata dan event internasional. Transformasi kawasan yang dilakukan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mulai menunjukkan hasil dengan sejumlah fasilitas yang telah selesai dibangun.
Hingga pekan ke-25 pelaksanaan proyek rejuvenasi atau periode 14–20 Juni 2026, progres fisik keseluruhan penataan kawasan telah mencapai 23,7 persen. Meski demikian, beberapa titik strategis telah mengalami perubahan signifikan dan mulai menampilkan wajah baru kawasan wisata premium tersebut.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembaruan infrastruktur, tetapi juga menciptakan ruang publik yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan sekaligus mendukung penyelenggaraan kegiatan MICE, sport tourism, hingga berbagai event internasional.
“Program rejuvenasi ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam menjaga standar layanan dan kualitas kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata premium Indonesia. Kami ingin menghadirkan kawasan yang lebih modern, nyaman, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Salah satu pekerjaan yang mencatat progres tertinggi adalah penataan Peninsula Island beserta akses menuju objek wisata Water Blow, yang telah mencapai 78,549 persen.
Sementara itu, pembangunan jalan akses Gate Amenity Core menuju Peninsula Island telah mencapai 32,502 persen, akses menuju Pulau Nusa Dharma sebesar 26,44 persen, serta pembangunan instalasi limbah, fasilitas resapan air, dan Ground Water Tank (GWT) mencapai 21,72 persen.
Beberapa fasilitas bahkan telah rampung sepenuhnya. Penanaman rumput di kawasan Amphitheatre Peninsula selesai 100 persen, demikian pula pemasangan batu andesit di area helipad dan jalur menuju Taksu Art Stage. Penataan bekas jalan akses Peninsula juga telah mencapai 90,18 persen, sehingga karakter baru kawasan semakin terlihat.
ITDC saat ini masih memprioritaskan penyelesaian overlay jalan kawasan, pengaspalan akses menuju Peninsula Island, pembangunan fasilitas resapan di area The Bay dan koridor Peninsula, serta penyempurnaan kawasan Water Blow sebagai salah satu ikon wisata unggulan The Nusa Dua.
Selain mempercantik kawasan, proyek rejuvenasi juga mengedepankan aspek keberlanjutan melalui peningkatan sistem drainase, pembangunan fasilitas resapan air hujan, pengelolaan limbah, serta penyediaan fasilitas publik yang lebih ramah bagi wisatawan.
Agus menegaskan transformasi ini merupakan investasi jangka panjang agar The Nusa Dua semakin kompetitif sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.
“Setelah seluruh pekerjaan selesai, Peninsula Island akan menjadi ruang publik yang lebih hidup, nyaman, dan ikonik, sekaligus memperkuat daya saing The Nusa Dua sebagai destinasi yang siap menyambut wisatawan maupun berbagai event internasional,” pungkasnya. TS-01