Home Bali Renaisans Hijau Bali, Komunitas dan Kreativitas Bentuk Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan
BaliPariwisata

Renaisans Hijau Bali, Komunitas dan Kreativitas Bentuk Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan

Share
Foto2/Ist Utama Spice: Acara “Reconnect with Nature”, sebuah pertemuan komunitas yang diprakarsai oleh Utama Spice di The Kul Kul Farm yang baru berbenah.
Foto2/Ist Utama Spice: Acara “Reconnect with Nature”, sebuah pertemuan komunitas yang diprakarsai oleh Utama Spice di The Kul Kul Farm yang baru berbenah.
Share

Bali, todaysSpill.com
Lama dikenal karena pantai, pura, dan seni yang semarak, kini Bali menampilkan wajah baru di panggung dunia, bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai laboratorium hidup pariwisata berkelanjutan.
Di jantung transformasi ini hadir acara “Reconnect with Nature”, sebuah pertemuan komunitas yang diprakarsai oleh Utama Spice di The Kul Kul Farm yang baru berbenah. Acara ini menawarkan lebih dari sekadar waktu istirahat: para tamu diajak masuk ke dalam pengalaman imersif di mana wellness, kreativitas, dan keberlanjutan saling menyatu.

Photos/Courtesy Kul Kul Farm: “Reconnect with Nature”, a community-driven gathering hosted by Utama Spice at the newly reimagined Kul Kul Farm.

Ritual Sederhana, Makna Mendalam

Peserta mengikuti lokakarya interaktif bersama Utama Spice, meracik sabun herbal mereka sendiri dengan bahan alami lokal. Aktivitas sederhana ini menjadi pengingat bahwa rutinitas sehari-hari bisa indah sekaligus ramah lingkungan.
Inovasi pun hadir lewat ChopValue Bali, startup asal Kanada yang kini mengoperasikan mikro-pabrik di pulau ini. Mereka memamerkan furnitur dan perlengkapan rumah karbon-negatif hasil daur ulang sumpit sekali pakai dan tusuk bambu. Limbah yang sering terabaikan kini berubah menjadi simbol desain sirkular yang bernilai.
Sentuhan seni disajikan oleh Ranting Florist, pionir floristry berkelanjutan di Bali, dengan rangkaian bunga asli lokal yang ditata sebagai instalasi hidup—sebuah penghormatan pada kekayaan botani Bali sekaligus perayaan keterhubungan manusia dengan alam.

Farm Sebagai Model Baru Hospitality

Lokasi acara pun penuh makna. Didirikan oleh Orin dan Maria Hardy, The Kul Kul Farm berkembang dari pusat pembelajaran permakultur menjadi destinasi eco-hospitality holistik.
Kini, farm ini menghadirkan akomodasi bambu, hidangan farm-to-table di restoran Taani, serta praktik pertanian regeneratif yang menghubungkan tamu dengan tanah. Lebih dari sekadar retret, farm ini menjadi model bagaimana pariwisata bisa merawat, bukan menguras, lingkungan.
“Kami ingin menciptakan momen di mana orang bisa memperlambat langkah, terlibat langsung, dan merasakan kembali koneksi dengan alam,” ujar Ria Templer, Direktur Utama Spice. “Berkolaborasi dengan The Kul Kul Farm, ChopValue, dan Ranting Florist menunjukkan bahwa keberlanjutan bisa hadir dengan cara yang kreatif, bermakna, dan berbasis komunitas.”

Baca Juga:  Jadi Anggota Luar Biasa KSP Praja Dana Jati

Cetak Biru Pariwisata Global

Perubahan arah pariwisata Bali ini hadir di waktu yang tepat. Wisatawan global kini semakin selektif, mencari pengalaman autentik sekaligus bertanggung jawab. Destinasi yang menjadikan keberlanjutan sebagai DNA akan semakin diminati.
“Reconnect with Nature” menggambarkan perubahan ini dengan indah: sebatang sabun herbal, hidangan yang dinikmati bersama, atau berjalan di kebun regeneratif bisa menjadi tindakan sederhana namun penuh makna untuk kembali terhubung—dengan bumi, dengan komunitas, dan dengan diri sendiri.
Dengan menggabungkan tradisi herbal Bali yang kuno, inovasi desain modern, serta kolaborasi lintas komunitas, Bali tengah membangun narasi baru yang melampaui wisata tropis semata. Pulau ini kini memposisikan diri sebagai pusat eco-destination dunia, tempat wisatawan pulang tidk hanya membawa kenangan, tetapi juga kesadaran baru tentang bagaimana hidup selaras dengan planet ini. TS-01

Share

Don't Miss

Bertahan Semalaman di Atas Karang

Kutsel, todaysSpil.com Malam panjang penuh ketegangan harus dilalui dua buruh proyek yang terjebak di bawah tebing setinggi sekitar 100 meter di kawasan Pura...

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Laris Manis, Early Bird Sold Out dalam Sepekan

Jakarta, TodaysSpill.com Antusiasme masyarakat terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika International Circuit terus meningkat. Seluruh tiket Early Bird dilaporkan habis...

Related Articles

Kripto Dinilai Punya Potensi Besar, Bali Jadi Pasar Strategis Adopsi Web3

Mangupura, todaysSpill.com Perkembangan aset kripto dan teknologi Web3 di Bali dinilai memiliki...

BPJS Ketenagakerjaan Bersama HDCI Perkuat Perlindungan 5.000 Ojol

Ungasan, todaysSpill.com BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja...

Bukan Sekadar Lomba, Pecatu Tanamkan Makna Kemerdekaan kepada Generasi Muda

Pecatu, todaysSpill.com Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta...

Bukan Sekadar Razia Vila, Puspa Negara Dorong Sensus Khusus dan Pembinaan Pelaku Usaha

Kuta, todaysSpill.com Penertiban vila yang diduga belum mengantongi izin di Kabupaten Badung...