Mangupura, todaysSpill.com
Banjar Mumbul, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 dengan meluncurkan inovasi digital berupa Aplikasi Sistem Krama dan Prajuru Adat Mumbul (Sikap Mumbul). Kehadiran aplikasi tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, yang menilai sistem ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.
Peluncuran aplikasi berlangsung di Balai Banjar Mumbul, Senin (29/6/2026), bersamaan dengan perayaan HUT Banjar Mumbul yang mengusung tema “Dharma Raksita, Mumbul Wijaya Jagadhita”.
Menurut Adi Arnawa, digitalisasi administrasi adat merupakan langkah maju yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap aplikasi tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan krama adat, tetapi juga dikembangkan sebagai sistem pendataan banjar dinas, khususnya bagi warga pendatang.
“Ini luar biasa sekali. Ke depan dapat dikembangkan lagi, tidak hanya untuk krama adat saja, namun aplikasi ini juga dapat dipakai untuk banjar dinas, terutama untuk masyarakat pendatang. Dengan begitu kita bisa mengetahui data pasti jumlah penduduk pendatang, khususnya di Banjar Mumbul,” ujar Adi Arnawa.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat terus mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemkab Badung, mulai dari pembangunan infrastruktur untuk mengurai kemacetan hingga berbagai program bantuan sosial, seperti beasiswa pendidikan, bantuan bagi lansia, penyandang disabilitas, bantuan hari raya keagamaan, hingga santunan administrasi kematian.
Sementara itu, Ketua Panitia I Ketut Sulandra mengatakan peringatan HUT ke-59 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum mengenang perjuangan para pendiri Banjar Mumbul sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga.
Ia menjelaskan Banjar Mumbul berawal dari organisasi Rukun Pemuda Mumbul yang dibentuk pada tahun 1963. Organisasi tersebut menjadi cikal bakal berdirinya Banjar Mumbul atas prakarsa almarhum Ir. I Nyoman Gelebet, M.Si, bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
“Perayaan HUT Banjar Mumbul ke-59 ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan warisan para pendahulu, serta mewujudkan Banjar Mumbul yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Selain peluncuran aplikasi, perayaan juga diisi dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan Bupati Badung bersama tokoh masyarakat sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan Banjar Mumbul yang kini memasuki usia ke-59. TS-01