Home Budaya Begini Nuansa Bandara Ngurah Rai Rayakan Tiga Peringatan Keagamaan dalam Keindahan Budaya Bali
Budaya

Begini Nuansa Bandara Ngurah Rai Rayakan Tiga Peringatan Keagamaan dalam Keindahan Budaya Bali

Share
Foto/Ist. Galungan: Tiga hari raya keagamaan di Bandara Ngurah Rai dalam balutan keindahan budaya Bali.
Foto/Ist. Galungan: Tiga hari raya keagamaan di Bandara Ngurah Rai dalam balutan keindahan budaya Bali.
Share

Mangupura, todaysSpill.com
Bandara I Gusti Ngurah Rai peringati tiga hari raya keagamaan, yakni Paskah, Galungan serta Kuningan dalam balutan keindahan budaya Bali. Mengangkat unsur Bali yang unik, khas, dan istimewa, “ambience” Bandara I Gusti Ngurah Rai membawa penumpang ke dalam suasana yang hangat dan penuh makna.
Pengunjung bandara dapat melihat dekorasi yang merepresentasikan telur Paskah berukuran raksasa dengan pola ukiran Bali, dilengkapi bunga teratai, penjor, serta gebogan.

Baca Juga:  Wabup. Badung Hadiri Padudusan Alit di Pura Dalem Majapahit lan Merajan Tangkas Kori Agung Kedonganan

Yang juga tidak kalah menyita perhatian adalah dekorasi berukuran 12 meter pada ikon Bali di terminal kedatangan domestik yang mengandung makna  kemenangan dharma melawan adharma di alam semesta, serta mengembalikan keseimbangan dan kesejahteraan. Keseluruhan dekorasi tersebut disajikan sejak pertengahan April 2025.
Selain  instalasi karya seni, penumpang dan pengunjung bandara juga disuguhkan dengan tampilan paduan suara berbusana adat Bali yang membawakan lagu-lagu bertema rohani.
Sedangkan pada perayaan Galungan terdapat parade Gebogan serta pagelaran tarian tradisional Bali yang dilaksanakan di terminal domestik dan terminal internasional, pada Selasa (22/4).

Baca Juga:  Buka Bulan Bahasa Bali VIII, Bupati Badung Naikkan Dana Kreativitas Sekaa Teruna/Yowana

Rangkaian festival peringatan Paskah, Galungan, serta Kuningan ditutup dengan tradisi Ngelawang, pada 4 Mei 2025 mendatang di terminal kedatangan domestik dan internasional.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menyatakan pihaknya berusaha untuk hadir di setiap momen spesial para pengguna jasa bandara, termasuk di peringatan 3 hari raya yang berlangsung berdekatan ini.
“Yang kami persembahkan kali ini merupakan wujud dari program customer oriented, dengan tetap mengusung kearifan budaya lokal, karena kami ingin menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai wajah kebanggan Indonesia. Bandara juga seperti beranda yang menyambut dan melepas wisatawan. Dengan kegiatan tematik seperti ini diharapkan dapat meninggalkan pengalaman berkesan kepada para penumpang,” kata Syaugi.

Baca Juga:  ITDC Luncurkan "Mandalika Suka-Suka"

Dirinya menambahkan bahwa tema pada kegiatan tematik yang diusung kali ini adalah Unity in Diversity, untuk itu pihaknya berupaya menunjukkan keberagaman agama dan latar belakang budaya di Indonesia yang dipersatukan dalam tampilan seni budaya Bali yang begitu kuat dan mengakar.
Hal menarik lainnya, seluruh intalasi dekorasi Paskah, Galungan, dan Kuningan di Bandara I Gusti Ngurah Rai menggunakan bahan yang ramah lingkungan atau eco friendly. “Kami hindari penggunaan  plastik atau bahan lain yang sulit didaur ulang.” tegasnya.
Semua material terbuat dari bahan alami, yakni anyaman bambu dan daun lontar, tetapi tetap mempunyai durability yang panjang karena instalasi ini akan terpasang hingga 3 minggu ke depan. Dengan begitu, tidak hanya memberikan kesan dan nuansa yang berbeda kepada para pengguna jasa bandara, tetapi juga memperhatikan faktor lingkungan. Hal ini sesuai dengan prinsip Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai Eco Airport dan pelaksanaan program sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan di Bali. TS-01

Share

Don't Miss

Pemberian Paket Olahan Ikan, Dorong Pencegahan Stunting dan Gizi Seimbang

Mangupura, todaysSpill.com Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa hadiri Kegiatan pemberian paket olahan ikan dalam rangka program...

Nyepi Staycation Trend Grows, Pererenan Hotel Offers “Portal of Silence” Art Retreat

Badung, todaysSpill.com The celebration of Nyepi Day in Bali is no longer seen solely as a day of silence for Hindus, but has...

Related Articles

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman  

Mangupura, todaysSpill.com Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan...

Collaborative Effort to Protect Bali’s Rice Fields Owl Release Becomes Natural Solution to Control Rats in Bongkasa

Bongkasa, todaysSpill.com Efforts to preserve the environment and protect Bali’s agricultural landscape...

Disuport Desa Adat Bualu, Warga Celuk Gaspol Tangani Sampah dari Sumber

Nusa Dua, todaysSpill.com Perubahan besar dalam penanganan sampah di Kuta Selatan ternyata...

Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa di Banjar Adat Uma Kapal  

Mangupura, todaysSpill.com Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Karya...