Bali, todaysSpill.com
Di tengah rimbunnya hijau kawasan Ubud, KU Culinary Atelier hadir sebagai ruang paling intim sekaligus pusat kreativitas dari Syrco BASÈ, culinary hub visioner yang dipimpin Chef Syrco Bakker,chef berdarah Indonesia peraih dua bintang Michelin.
Sebelumnya dikenal dengan nama KU, restoran fine dining ini kini hadir dengan identitas baru.

Transformasi ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan penegasan filosofi Chef Syrco tentang memasak intuitif, bersantap penuh kesadaran, dan penghormatan pada alam.
“KU Culinary Atelier adalah pusat kreativitas kami. Di sinilah kami memperlambat ritme, memperhatikan detail, dan mengeksplorasi makna sejati dari makanan ketika diperlakukan dengan rasa niat dan hormat,” ujar Chef Syrco.
Dengan kapasitas hanya 12 kursi dan menu 11 sajian yang dipersiapkan langsung di hadapan tamu, KU Culinary Atelier menghapus batas antara dapur dan meja makan. Format ini memungkinkan interaksi langsung dengan koki, menghadirkan cerita di balik setiap bahan, mulai dari petani, nelayan, hingga pengrajin lokal yang berkontribusi.

Setiap hidangan adalah narasi tentang tanah, manusia, dan budaya. Konsep ini juga sejalan dengan tiga pilar Syrco BASÈ: Traceability, Nature, dan Transparency.
Alih-alih berlebihan, KU menawarkan kemewahan yang membumi, berakar pada keintiman emosional dan penghormatan pada asal-usul. Interiornya hangat dan mengundang, memadukan estetika modern dengan sentuhan lokal.
Pengalaman farm-to-table ini memanfaatkan keanekaragaman hayati Bali dan bahan-bahan warisan upacara, sambil menggabungkan teknik kuliner kontemporer. Dari sayuran tanah vulkanik hingga rempah tradisional, setiap sajian menjadi bentuk penghormatan kepada bumi dan para penjaganya.
Prestasi KU Culinary Atelier dan Syrco BASÈ tak luput dari perhatian.
Diantaranya, Prestige Gourmet Awards 2025 menempatkannya dalam daftar 30 Restoran Terbaik di Indonesia.
Traveller Australia menyebut Syrco BASÈ sebagai salah satu dari 20 restoran terbaik di Bali.
Travel + Leisure Tastemakers 2024 mengakuinya sebagai destinasi kuliner unggulan.
Di Ubud Food Festival 2025, KU Culinary Atelier menjadi bintang lewat seri Four Hands Dinners. Kolaborasinya dengan Chef Kevin Wong (Restoran Michelin Seroja, Singapura) dan Chef Vallian Gunawan (Kindling, Jakarta) menghadirkan eksplorasi kuliner yang memadukan kenangan, teknik, dan lanskap rasa Indonesia.
Diluncurkan pada Januari 2024, Syrco BASÈ adalah culinary hub yang menyatukan restoran, bar, dan retail shop. Konsepnya merayakan kekayaan kuliner Indonesia melalui keberlanjutan, kolaborasi lintas profesi, dan hubungan erat dengan komunitas produsen lokal.
Dengan prinsip TNT (Traceability, Nature, Transparency), Chef Syrco memastikan setiap langkah rantai pasokan dijalankan dengan integritas, keadilan, dan rasa hormat. TS-01