Home Bali Menko Muhaimin Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja Informal
BaliKesehatan

Menko Muhaimin Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja Informal

Pastikan Layanan BPJS Ketenagakerjaan Semakin Optimal

Share
Foto Istimewa BPJS: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar saat meninjau pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Denpasar, Rabu (8/7/2026).
Foto Istimewa BPJS: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar saat meninjau pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Denpasar, Rabu (8/7/2026).
Share

Denpasar, TodaysSpill.com
Pemerintah terus memperkuat perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, termasuk sektor informal. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar saat meninjau pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Denpasar, Rabu (8/7/2026).
Dalam kunjungannya, Muhaimin memastikan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan berjalan dengan baik dan manfaat program jaminan sosial benar-benar dirasakan oleh para pekerja.
“Saya ingin memastikan bahwa pelayanan berjalan dengan lancar, memastikan bahwa manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini nyata bagi para pekerja,” ujarnya.
Selain meninjau layanan, Muhaimin memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan pekerja informal yang dinilai masih perlu diperluas. Ia mendorong pemerintah daerah terus meningkatkan kepesertaan kelompok pekerja tersebut agar memperoleh perlindungan jaminan sosial.
“Kepada para pekerja informal untuk terus diperhatikan oleh pemerintah daerah. Juga akan kita upayakan berbagai cara agar para pekerja informal juga memiliki kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja Indonesia.

Baca Juga:  ICON BALI Breaks onto the Global Stage, Wins Silver at the FIABCI World Prix d'Excellence Awards 2026

“Ini bukti bahwa negara terus jadi bagian agar seluruh para pekerja kita mendapatkan pelindungan jaminan sosial,” imbuhnya.
Muhaimin juga mengingatkan para pekerja agar bijak memanfaatkan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT). Ia berharap dana tersebut tetap disimpan hingga memasuki masa pensiun atau ketika sudah tidak lagi bekerja sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
“Kita berharap JHT ini dijaga dulu, jangan diambil supaya nanti keberlangsungan manfaat itu terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya menyambut baik kunjungan Menko PM sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kualitas layanan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut Trisna, BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat kualitas layanan melalui konsep seamless protection, sehingga peserta dapat mengakses layanan dengan mudah, cepat, dan berkesinambungan.
“Sejalan dengan salah satu fokus utama BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Care, kami terus memperkuat kualitas layanan untuk mewujudkan seamless protection, sehingga peserta dapat mengakses layanan dan memperoleh manfaat secara mudah, cepat, serta berkesinambungan,” jelasnya.
Transformasi layanan tersebut diwujudkan melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang memungkinkan peserta mengakses berbagai layanan secara digital kapan pun dan di mana pun. BPJS Ketenagakerjaan juga menghadirkan fitur antrean online untuk memberikan kepastian waktu pelayanan sekaligus meningkatkan kenyamanan peserta di kantor cabang.
“Inovasi ini memberikan kepastian waktu pelayanan, menciptakan suasana kantor cabang yang lebih kondusif, serta meningkatkan kenyamanan peserta,” ujar Trisna.
Selain layanan digital, BPJS Ketenagakerjaan juga terus memperluas akses layanan melalui 318 kantor cabang, 599 unit layanan di seluruh Indonesia, serta kerja sama dengan lebih dari 5.000 Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).
Jaringan layanan yang luas tersebut dinilai penting untuk memastikan peserta memperoleh akses pelayanan yang cepat, terutama ketika mengalami risiko kecelakaan kerja dan membutuhkan penanganan medis.
Secara nasional, selama periode Januari hingga Mei 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat kepada 1,7 juta peserta dengan total nilai mencapai Rp25,4 triliun.

Baca Juga:  Menemukan Keheningan di Villa Tersembunyi Nakula

Menurut Trisna, capaian tersebut menunjukkan besarnya peran program jaminan sosial ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan nyata bagi pekerja dan keluarganya saat menghadapi berbagai risiko.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta, serta memastikan setiap pekerja dapat merasakan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan secara nyata,” tutup Trisna. TS-01

Share

Don't Miss

Badung Borong Gelar Juara Turnamen Kriket Piala Bupati

Jimbaran, todaysSpill.com Tim kriket Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya dalam Turnamen Kriket Piala Bupati Badung yang berlangsung di Lapangan Kriket Universitas Udayana (Unud), Jimbaran,...

Rip Curl Cup Ke-23 Jadi Panggung Peselancar Indonesia Unjuk Gigi di Kelas Dunia

Pecatu, todaysSpill.com Rip Curl Cup Padang Padang bukan sekadar kompetisi selancar internasional, tetapi telah menjadi panggung yang membuka jalan bagi peselancar Indonesia untuk...

Related Articles

Dirjen Kemendagri Kagumi Inovasi Desa Pecatu, Layak Jadi Contoh Nasional

Pecatu, TodaysSpill.com Inovasi Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dalam mengolah sampah...

Mamaka Fun Run Vol. 3 Padukan Olahraga dan Edukasi Kesehatan Mental

Kuta, todaysSpill.com Mamaka Hotels & Resorts memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui Mamaka...

Air Mata dan Doa untuk Korban Bom BaliGround Zero Tempat Duka dan Harapan Perdamaian Bertemu

Kuta, todaysSpill.com Air mata tak terbendung ketika bunga diletakkan untuk mengenang para...

Resik Desaku, TPST Bualu Gotong Royong Bersihkan Tukad Mati, Angkut Hampir Satu Truk Sampah, Libatkan 35 Tenaga Kebersihan dan Masyarakat

Bualu, todaysSpill.com Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus ditunjukkan Desa Adat Bualu, Kuta...